Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

M Nurhadi

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB
Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi
Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri. (suara.com/Bernard Chaniago)
  • Presiden Prabowo dan Dewan Ekonomi Nasional membahas tantangan makroekonomi akibat pelemahan rupiah di Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • Pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi meningkatkan harga kebutuhan pokok serta membebani daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Pemerintah menerapkan efisiensi APBN pada program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis, untuk menjaga stabilitas fiskal.

Suara.com - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) baru saja menggelar pertemuan tingkat tinggi bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Agenda strategis tersebut secara khusus membedah deretan tantangan makroekonomi struktural yang saat ini tengah membayangi stabilitas perekonomian nasional di tengah dinamika global yang bergerak sangat cepat.

Fokus utama dari diskusi krusial tersebut menyoroti potensi lonjakan harga barang kebutuhan pokok di pasaran akibat tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Fluktuasi mata uang ini dinilai membawa risiko sistemik yang dapat menekan ketahanan daya beli masyarakat luas, terutama bagi mereka yang berada di kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Chatib Basri, memaparkan bahwa pembahasan bersama Kepala Negara mencakup analisis mendalam mengenai proyeksi ekonomi global yang hingga kini masih diselimuti ketidakpastian.

Turbulensi di pasar internasional tersebut secara linier membawa gelombang dampak yang signifikan terhadap laju perekonomian di dalam negeri.

Menurut analisis Chatib, pelemahan Rupiah berpotensi besar mengerek naik struktur biaya impor (imported inflation) untuk sejumlah komoditas esensial maupun bahan baku industri manufaktur.

Rantai pasok yang membengkak ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan harga jual produk di tingkat konsumen akhir.

Situasi ekonomi ini dinilai memerlukan langkah mitigasi preventif sejak dini agar tidak menjadi beban finansial baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Yang dibahas adalah berbagai risiko ekonomi yang mungkin muncul, termasuk dampak pelemahan rupiah terhadap harga-harga. Ini tentu perlu menjadi perhatian karena bisa berdampak pada masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah," ujar Chatib.

Sebagai upaya meredam efek kejut dari dinamika moneter tersebut, salah satu solusi konkret yang mengemuka dalam forum di Istana adalah komitmen untuk mendorong efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah pengetatan ini diambil guna memastikan ruang fiskal pemerintah tetap terjaga, fleksibel, dan sehat.

Dalam koridor pembahasan tersebut, skema efisiensi juga dikaitkan secara langsung dengan eksekusi sejumlah program prioritas nasional yang telah dicanangkan pemerintah, termasuk di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah ditegaskan bakal terus melakukan tahapan evaluasi dan penyempurnaan di lapangan agar setiap rupiah dari anggaran yang dialokasikan dapat terserap secara lebih presisi, berdampak nyata, dan tepat sasaran.

Menurut pandangan Chatib, visi utama pemerintah saat ini tidak hanya bertumpu pada ambisi mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga berfokus pada jaminan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap guncangan harga pasar.

Sehingga, berbagai formulasi kebijakan yang diputuskan akan selalu diarahkan untuk menjaga titik keseimbangan antara keberlanjutan struktur fiskal negara dan kebutuhan nyata jaring pengaman sosial.

Dalam menghadapi tekanan ketidakpastian tersebut, Chatib menilai bahwa serangkaian kebijakan strategis wajib dieksekusi guna menumbuhkan rasa percaya diri (confidence) serta tingkat kepercayaan (trust) publik dan investor terhadap kemampuan pemerintah.

"Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran, termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG," kata Chatib.

Lebih lanjut terkait pelaksanaan inisiatif strategis pangan, Chatib memberikan pandangan positif terhadap manuver penyesuaian biaya yang telah dilakukan.

"Sekarang anggaran cukup efisien. Kalau target semua saya kira akan lebih efisien lagi ke depan," katanya.

Sebagai informasi, anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini Rp268 triliun untuk tahun anggaran 2026. Nominal ini merupakan hasil pemangkasan dan rasionalisasi yang cukup signifikan dari pagu awal yang sebelumnya sempat direncanakan menyentuh angka Rp335 triliun.

Potret dapur MBG (bgn.go.id)
Potret dapur MBG (bgn.go.id)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:56 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:43 WIB

Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029

Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:34 WIB

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Video | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terkini

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:53 WIB

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:45 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:30 WIB

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:22 WIB

Digital Edge Kucurkan Investasi Rp73 Triliun, Bangun Kampus Data Center AI Terbesar

Digital Edge Kucurkan Investasi Rp73 Triliun, Bangun Kampus Data Center AI Terbesar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:14 WIB

Jakpro Buka Tender Sponsor Raksasa untuk Naming Rights JIS 5 Tahun

Jakpro Buka Tender Sponsor Raksasa untuk Naming Rights JIS 5 Tahun

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:02 WIB

Diam-diam Pertamina Kerek Harga Pertamax dari Rp12.300 ke Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Diam-diam Pertamina Kerek Harga Pertamax dari Rp12.300 ke Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 06:45 WIB

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39 WIB