Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:13 WIB
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
Anggaran MBG berpotensi diturunkan. [Antara]
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan anggaran Program Makan Bergizi Gratis berpotensi berkurang setelah pemerintah melakukan penataan ulang seluruh aspek pelaksanaan.
  • Pemerintah bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional sedang menghitung ulang kebutuhan anggaran agar alokasi dana lebih akurat.
  • Proses evaluasi di Jakarta tersebut dipastikan tidak menghentikan operasional program yang saat ini tengah berjalan di berbagai daerah.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi berkurang setelah pemerintah menyelesaikan penataan menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menurut Prasetyo, pemerintah saat ini masih menghitung ulang kebutuhan riil anggaran MBG bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Perhitungan itu dilakukan setelah ditemukan sejumlah persoalan yang tengah dievaluasi dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Prasetyo menyebut pemerintah tidak sedang melakukan pemangkasan anggaran. Namun, hasil penataan diyakini akan menghasilkan kebutuhan anggaran yang lebih rendah dibandingkan perhitungan sebelumnya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Suara.com/Bagaskara)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Suara.com/Bagaskara)

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," kata Prasetyo di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan pemerintah membutuhkan waktu untuk menyelesaikan proses penataan agar perhitungan anggaran dapat dilakukan secara lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN," ujarnya.

Prasetyo mengatakan hasil penataan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan total kebutuhan anggaran MBG ke depan. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

"Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa," katanya.

baca juga

Saat ditanya apakah evaluasi tersebut juga mencakup insentif sebesar Rp 6 juta per hari untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Prasetyo memastikan seluruh komponen pembiayaan program akan ditinjau ulang.

"Semua, semua (komponen anggaran bakal dihitung lagi)," jawabnya.

Penataan yang sedang dilakukan pemerintah mencakup berbagai aspek pelaksanaan MBG, mulai dari jumlah SPPG, penerima manfaat, tata kelola operasional, hingga mekanisme pembiayaan program.

Meski demikian, Prasetyo memastikan program MBG yang saat ini telah berjalan tidak akan dihentikan. Pemerintah tetap meminta seluruh SPPG yang telah beroperasi sesuai ketentuan untuk terus melayani penerima manfaat.

Menurut dia, perbaikan justru harus dilakukan sambil program berjalan agar kualitas layanan tetap terjaga dan manfaat program dapat terus dirasakan masyarakat.

"Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Tapi tentunya kan semua ada dinamikanya," bebernya

Ia menambahkan pemerintah ingin proses evaluasi dan penataan berjalan secepat mungkin tanpa mengganggu pelayanan MBG yang telah berlangsung di berbagai daerah.

"Yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan. Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan," pungkas Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?

Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:44 WIB

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:43 WIB

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

Terkini

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

×