Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Achmad Fauzi

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
Ilustrasi KRL Buatan INKA yang akan dioperasikan di lintas KRL Jabodetabek/(Dokumentasi KAI Commuter).
baca 10 detik
  • PT KAI mengimplementasikan strategi elektrifikasi dan efisiensi energi untuk mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
  • Langkah dekarbonisasi mencakup perluasan jalur listrik, penggunaan biodiesel B50, instalasi panel surya, serta penanaman ratusan ribu pohon operasional.
  • Strategi yang diumumkan di Jakarta tersebut bertujuan menekan emisi sektor transportasi nasional melalui pengembangan moda rel yang ramah lingkungan.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjadikan elektrifikasi jalur kereta sebagai salah satu strategi utama untuk menekan emisi karbon dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

Langkah tersebut menjadi bagian dari Strategi Net Zero Emission yang disusun KAI sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi emisi sektor transportasi sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penyusunan strategi tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang mitigasi perubahan iklim di sektor transportasi.

"Melalui strategi tersebut, KAI menetapkan empat arah utama pengurangan emisi, yaitu elektrifikasi jalur rel, peningkatan efisiensi operasional, pemanfaatan energi yang lebih bersih, serta penyerapan karbon melalui program penghijauan," ujar Anne di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pramugari menyapa penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pramugari menyapa penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Anne, elektrifikasi menjadi salah satu fokus utama karena kereta api merupakan moda transportasi dengan tingkat emisi yang relatif rendah dibandingkan moda transportasi lainnya.

Berdasarkan kajian yang dipaparkan dalam kegiatan Towards a Green Rail Future: Delivering a Decarbonized Railway in Indonesia, sektor perkeretaapian hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total emisi gas rumah kaca sektor transportasi nasional. Sebaliknya, kendaraan darat berkontribusi sekitar 89 persen terhadap total emisi sektor tersebut.

Anne menilai transportasi berbasis rel memiliki posisi strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menekan emisi karbon.

“Kereta api memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi dan emisi. Melalui Strategi Net Zero Emission, KAI menyiapkan langkah jangka panjang agar pengembangan layanan perkeretaapian selaras dengan target transisi energi nasional serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” ucap Anne.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, KAI terus memperluas penggunaan tenaga listrik pada layanan perkeretaapian. Saat ini, panjang jalur rel yang telah terelektrifikasi mencapai 1.038,7 kilometer.

baca juga

Jalur tersebut mencakup berbagai layanan berbasis listrik seperti KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, hingga kereta cepat Whoosh.

Selain itu, KAI juga terus meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan biodiesel misalnya, telah berkembang dari B0 pada 2017 menjadi B40 pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi B50 pada 2026.

Perusahaan juga memanfaatkan energi surya melalui pemasangan panel surya dengan kapasitas total 3.435,5 kWp yang tersebar di 66 lokasi operasional.

Di sisi lain, upaya penyerapan karbon juga dilakukan melalui program penghijauan. Sepanjang 2021 hingga 2025, KAI telah menanam 107.757 pohon di berbagai wilayah operasional.

"Sepanjang 2021 hingga 2025, KAI telah menanam 107.757 pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari penyerapan karbon," lanjut Anne.

Sementara, Vice President of Sustainability KAI Tria Mutiari Melian menjelaskan KAI memiliki peran penting dalam mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi nasional. Sebagai tulang punggung transportasi massal nasional, KAI dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon.

"Kajian dan rekomendasi yang dihasilkan akan diselaraskan dengan pengembangan kebijakan dan peta jalan dekarbonisasi sektor transportasi nasional dalam jangka panjang," ujar Tria.

Tria mengungkapkan kajian yang disusun bersama UK Partnering for Accelerated Climate Transition (UK PACT) dan Kynergy Consulting menunjukkan moda transportasi berbasis rel memiliki tingkat emisi yang relatif rendah dibandingkan moda transportasi lainnya.

Berdasarkan kajian tersebut, LRT Jabodebek menghasilkan emisi sekitar 15 gram CO2-eq per penumpang-kilometer. Sementara itu, KA Antarkota menghasilkan emisi sekitar 16,43 gram CO2-eq per penumpang-kilometer dan KRL Commuter Line sebesar 34,03 gram CO2-eq per penumpang-kilometer.

Menurut Tria, dukungan UK PACT dan Kynergy Consulting juga berperan dalam penyusunan berbagai langkah strategis untuk mempercepat dekarbonisasi sektor perkeretaapian nasional.

"Dukungan UK PACT dan Kynergy Consulting dalam penyusunan strategi ini mencakup kajian implementasi B50, analisis percepatan transisi KRD menuju KRL dan modernisasi sistem persinyalan, serta pengembangan instrumen pembiayaan yang membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pembiayaan hijau internasional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×