Sementara itu, Juara Marathon Nasional Putra Robi Syanturi mengatakan kemenangan yang diraihnya terasa semakin bermakna karena tetap dapat menjalankan ibadah di tengah perlombaan.
“Di kilometer 14 saya berhenti sekitar tiga menit untuk melaksanakan salat Subuh, kemudian kembali melanjutkan lomba. Meski harus mengejar ketertinggalan, alhamdulillah saya bisa finis sebagai juara pertama. BTN sangat mendukung para pelari sehingga semuanya berjalan dengan baik,” kata Robi.
Robi menambahkan, konsistensi latihan menjadi kunci keberhasilannya menjuarai BTN Jakim 2026.
“Rahasianya latihan, istirahat, dan ibadah. Saya sudah berlatih sekitar sepuluh tahun. Rute BTN Jakim cukup menantang, tetapi justru menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para pelari. Saya juga senang melihat penyelenggaraannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
BTN Jakarta International Marathon 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang lari terbesar di Indonesia dengan partisipasi puluhan ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Kolaborasi antara BTN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Danantara Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat posisi BTN Jakim sebagai ajang lari berkelas dunia sekaligus memperkuat ekosistem sport tourism dan industri olahraga nasional. ***