IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 17 Juni 2026 | 07:39 WIB
IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
baca 10 detik
  • IHSG tembus 6.000, Sucor prediksi masih berpeluang menuju 6.700.
  • Tekanan pasar dinilai lebih karena krisis kepercayaan, bukan fundamental.
  • Sektor komoditas menarik, investor diminta selektif di saham bank.

Suara.com - Di tengah berbagai tekanan global mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah, kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), pasar keuangan Indonesia justru menunjukkan daya tahan yang cukup kuat.

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,07% ke level 6.007,62. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga terapresiasi 0,61% ke posisi Rp 17.865 per dolar AS.

Penguatan tersebut menjadi sinyal positif di tengah masih tingginya ketidakpastian yang membayangi pasar global. Kondisi ini menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam acara Stock Idea Series bertajuk "Kapan Krisis Berakhir? Membaca Sinyal Pasar Saat Semua Orang Takut" yang digelar Sucor Sekuritas.

Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas, Reyhan Pratama, mengatakan secara teknikal IHSG masih memiliki ruang penguatan menuju level 6.700 dalam beberapa bulan mendatang. Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek setelah reli yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Area 6.000 saat ini menjadi resistance psikologis yang penting untuk diperhatikan investor. Sementara support kuat IHSG berada di sekitar level 5.512. Selama area support tersebut masih terjaga, peluang penguatan lanjutan masih cukup terbuka," ujar Reyhan.

Menurut dia, sektor komoditas masih menjadi salah satu sektor yang menarik untuk dicermati di tengah dinamika global saat ini. Sebaliknya, investor disarankan lebih selektif pada saham-saham perbankan karena sebagian emiten besar sudah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Di sisi lain, Financial Educator Manager Sucor Sekuritas Hendry Wijaya menilai tekanan yang terjadi di pasar saham Indonesia lebih mencerminkan krisis kepercayaan dibandingkan krisis fundamental ekonomi.

Ia menjelaskan sejumlah sentimen negatif seperti penurunan outlook rating Indonesia, potensi perubahan status Indonesia dalam indeks global, hingga ketidakpastian ekonomi dunia sempat membebani pergerakan pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Namun demikian, Hendry melihat sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan. Bank Indonesia dinilai cukup agresif menjaga stabilitas rupiah melalui kebijakan suku bunga, sementara pemerintah terus menunjukkan komitmen menjaga disiplin fiskal.

baca juga

"Valuasi pasar saham Indonesia saat ini juga sudah mencerminkan sebagian besar risiko yang selama ini menjadi perhatian investor," kata Hendry.

Menurutnya, investor perlu mencermati sejumlah indikator penting dalam beberapa waktu ke depan, mulai dari stabilitas nilai tukar rupiah, pergerakan yield Surat Berharga Negara (SBN), arus dana asing, hingga kemampuan IHSG bertahan dari berbagai sentimen negatif tanpa mencetak level terendah baru.

Secara historis, kombinasi indikator tersebut kerap menjadi sinyal awal dimulainya fase pemulihan pasar yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendampingi investor melalui berbagai program edukasi dan pengembangan platform investasi SPOT by Sucor Sekuritas.

Melalui jargon #SPOTSahabatSejatiTrader, Bernadus mengatakan investor membutuhkan lebih dari sekadar aplikasi transaksi. Menurutnya, investor juga memerlukan akses terhadap riset, analisis, komunitas, serta edukasi agar mampu mengambil keputusan investasi secara lebih terukur.

"#SPOTSahabatSejatiTrader bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir bersama investor, baik ketika pasar sedang optimistis maupun saat pasar sedang penuh tantangan," ujar Bernadus.

Ia berharap ekosistem investasi yang dibangun melalui berbagai fitur dan program edukasi dapat membantu investor menemukan peluang, mengelola risiko, serta menghadapi dinamika pasar modal yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

×