- Data PIHPS pada Rabu (17/6/2026) mencatat kenaikan signifikan harga komoditas cabai, bawang, dan berbagai jenis beras nasional.
- Daging ayam ras mengalami kenaikan harga, sementara daging sapi, telur ayam, gula, dan minyak goreng cenderung menurun.
- Perubahan harga beragam tersebut terjadi di tingkat nasional berdasarkan pantauan situs web resmi Bank Indonesia pada pagi hari.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional masih menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.22 WIB, kenaikan harga masih terjadi pada sejumlah bahan pangan utama, terutama kelompok cabai dan beras.
Data PIHPS menunjukkan cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi di tingkat nasional. Harga rata-rata komoditas tersebut mencapai Rp82.300 per kilogram, melonjak 8,93 persen atau naik Rp6.750 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang naik 21,82 persen atau Rp12.616 menjadi Rp70.350 per kilogram. Sementara cabai merah besar tercatat naik tipis 0,4 persen menjadi Rp62.600 per kilogram.
Selain cabai, harga bawang merah ukuran sedang juga meningkat menjadi Rp59.900 per kilogram atau naik 7,25 persen. Bawang putih ukuran sedang naik 7,47 persen menjadi Rp44.600 per kilogram.
Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I naik 4,44 persen menjadi Rp15.300 per kilogram. Beras kualitas bawah II naik 2,76 persen menjadi Rp14.900 per kilogram.

Kemudian beras kualitas medium I tercatat naik 1,85 persen menjadi Rp16.550 per kilogram dan beras kualitas medium II naik 1,87 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.
Sementara itu, harga beras kualitas super I justru turun 0,86 persen menjadi Rp17.350 per kilogram. Beras kualitas super II juga terkoreksi 0,29 persen menjadi Rp16.950 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 3,49 persen menjadi Rp38.550 per kilogram. Namun, harga daging sapi kualitas I turun 1,85 persen menjadi Rp145.850 per kilogram dan daging sapi kualitas II turun 2,72 persen menjadi Rp135.950 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan sebesar 2,99 persen atau Rp900 menjadi Rp29.250 per kilogram.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium turun 0,74 persen menjadi Rp20.100 per kilogram. Gula pasir lokal terkoreksi lebih dalam, yakni 1,31 persen menjadi Rp18.850 per kilogram.
Adapun harga minyak goreng curah turun 1,94 persen menjadi Rp20.200 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat stabil di level Rp24.150 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 2,37 persen menjadi Rp22.700 per kilogram.