Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Achmad Fauzi

Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB
Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi
PGEO mengubah limbah panas bumi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. [ist].
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah silika menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan perusahaan.
  • Perusahaan meraih enam penghargaan APQA 2026 atas keberhasilan inovasi pada bidang keamanan siber, digitalisasi sistem, dan efisiensi operasional.
  • Pencapaian inovasi tersebut berkontribusi pada peningkatan produksi listrik nasional sebesar 15,22 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026.

Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melakukan inovasi pada energi panas bumi atau gheotermal. Perseroan memanfaatkan limbah energi panas bumi menjadi produk bernilai tambah.

Adapun, PGEI, memanfaatkan endapan silika dari fluida panas bumi menjadi Booster Nanosilika Cair. Inovasi tersebut dikembangkan oleh gugus KATRILI.

Tak hanya KATRILI, dua inovasi lainnya juga berhasil meraih predikat Platinum. Gugus SIBERIAN GUYS memperoleh penghargaan melalui inovasi AUTOCYD (Autonomous Cyber Defense) yang dirancang untuk memperkuat keamanan siber perusahaan. Sementara gugus i-TECS meraih Platinum berkat digitalisasi monitoring sistem tata kerja melalui aplikasi Integrated Technology for Governance System (i-TECS).

Berbagai terobosan tersebut menunjukkan fokus PGE dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor panas bumi.

Areal kerja Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai.
Areal kerja Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan penghargaan yang diraih menjadi cerminan kuatnya budaya inovasi yang telah diterapkan perusahaan dari tingkat kantor pusat hingga area operasi.

"Bagi kami, inovasi bukan sekadar untuk memenangkan kompetisi, tetapi harus mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang sumber pendapatan baru bagi perusahaan," ujar Ahmad Yani di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Senada dengan itu, Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho menegaskan inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan, bukan sekadar program atau kewajiban.

"Di PGE, inovasi bukan sekadar program atau kewajiban, melainkan bagian dari cara kami bekerja. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah nyata dan membuka peluang bisnis baru bagi perusahaan," kata Andi.

Penguatan budaya inovasi tersebut berjalan seiring dengan kinerja operasional yang terus tumbuh. Pada kuartal I 2026, PGE mencatat produksi listrik sebesar 1.370 gigawatt hour (GWh), meningkat 15,22 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang mencapai 1.932 megawatt (MW). Dari jumlah tersebut, 727 MW dioperasikan langsung oleh perusahaan, sedangkan 1.205 MW dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas tersebut setara dengan sekitar 70 persen total kapasitas panas bumi terpasang nasional.

Selain itu, perusahaan juga mencatat berbagai capaian keberlanjutan, mulai dari peringkat ESG tertinggi di Indonesia versi Sustainalytics dengan skor 7,1 hingga penghargaan PROPER Emas yang diraih secara beruntun oleh Area Kamojang dan Area Ulubelu.

Adapun dalam APQA 2026, PGE berhasil memborong enam penghargaan yang mencakup aspek kualitas, tata kelola, penciptaan nilai, hingga keberlanjutan. Penghargaan tersebut meliputi The Best Quality Performance Peringkat 1, The Best System Assurance Peringkat 1, The Best Value Creation Achievement Peringkat 1, The Best Category Achievement Peringkat 1, The Best KOMET Influencer Peringkat 3, serta Sustainability Excellence for Operational Unit melalui PGE Area Kamojang sebagai pemenang Cluster PNRE, Shipping & Gas.

"Ke depan, kami akan terus mendorong lahirnya inovasi yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus memperkuat peran PGE sebagai geothermal center of excellence," pungkas Ahmad Yani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Investor pada Energi Bersih Buka Peluang Proyek Panas Bumi Peroleh Pendanaan Jangka Panjang

Minat Investor pada Energi Bersih Buka Peluang Proyek Panas Bumi Peroleh Pendanaan Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:45 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Terkini

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:40 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:39 WIB

OJK Minta Investor Lakukan Ini Jelang Pengumuman Baru MSCI

OJK Minta Investor Lakukan Ini Jelang Pengumuman Baru MSCI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:19 WIB

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB