Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Pasar sportswear RI diproyeksi tembus Rp58,6 triliun pada 2030.
  • Tren hidup sehat dorong permintaan pakaian olahraga nasional.
  • Ekspor apparel naik 2,7%, alat olahraga tumbuh 12%.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan nilai pasar pakaian olahraga (sportswear) di Indonesia akan terus bertumbuh hingga mencapai Rp58,6 triliun pada 2030, seiring meningkatnya gaya hidup sehat dan budaya berolahraga di kalangan masyarakat pascapandemi Covid-19.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, nilai pasar sportswear nasional pada 2025 telah mencapai Rp38,5 triliun, atau tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif tersebut diyakini masih akan berlanjut dalam lima tahun ke depan.

"Berdasarkan laporan sportswear di Indonesia, pada 2025 nilai pasar sportswear di Indonesia mencapai Rp38,5 triliun, tumbuh delapan persen, dan diproyeksikan berkembang hingga mencapai Rp58,6 triliun pada tahun 2030," ujar Faisol saat membuka Indonesia Sport & Active Wear (ISAW) and Cosmetic Day 2026 di Jakarta, Senin (4/8/2026).

Menurutnya, perubahan pola hidup masyarakat setelah pandemi menjadi motor utama pertumbuhan industri olahraga, termasuk sektor pakaian olahraga. Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya aktivitas fisik, sehingga permintaan terhadap produk olahraga terus meningkat.

"Setelah pandemi Covid, kebiasaan dan budaya olahraga di Indonesia makin meningkat. Kesadaran terhadap kebutuhan olahraga juga semakin luas sehingga industri olahraga berkembang semakin besar," katanya.

Faisol menilai kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi industri apparel nasional untuk memperkuat pangsa pasar domestik sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

"Karena itu, industri penyokong termasuk industri apparel nasional, di dalamnya produk pakaian olahraga, menjadi semakin mendapat tempat di pasar nasional kita," ujarnya.

Di tengah meningkatnya permintaan dalam negeri, kinerja ekspor industri pakaian jadi juga mencatatkan pertumbuhan. Sepanjang 2025, nilai ekspor industri pakaian jadi naik 2,7 persen menjadi US$7,27 miliar.

Menurut Faisol, capaian tersebut menunjukkan industri apparel Indonesia tetap memiliki daya saing di pasar internasional meski menghadapi tantangan global.

baca juga

"Nilai ekspornya untuk industri pakaian jadi meningkat sebesar 2,7 persen, senilai 7,27 miliar dolar AS pada tahun 2025. Ini merupakan tren yang sangat positif dan menunjukkan betapa kuatnya daya saing industri apparel nasional, termasuk produk pakaian olahraga di pasar global," tuturnya.

Tak hanya apparel, sektor penunjang olahraga lainnya juga menunjukkan performa ekspor yang solid. Kemenperin mencatat ekspor industri alat olahraga tumbuh 12 persen menjadi US$306,3 juta, sedangkan ekspor industri kosmetik meningkat 13,7 persen menjadi US$473,8 juta pada 2025.

Disisi lain Faisol juga bilang bahwa industri kosmetik Indonesia mencatat pertumbuhan ekspor sepanjang 2025. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut nilai ekspor sektor tersebut mencapai 473,8 juta dolar Amerika Serikat (AS), meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Industri kosmetik, ini menarik, karena belakangan ada banyak brand kosmetik nasional kita sudah mampu melakukan ekspansi pasar di kawasan maupun di tingkat global. Juga dicatat memiliki pertumbuhan yang sangat pesat," kata Faisol saat membuka Indonesia Sport & Active Wear (ISAW) and Cosmetic Day 2026, Senin (4/8/2026).

"Data BPOM, jumlah industri kosmetik meningkat 87 persen atau sekitar 1.655 unit pada Juli 2026, dengan jumlah produk kosmetik terdaftar sekitar 354.000 produk," ungkapnya.

Selain bertambahnya jumlah pelaku industri, Faisol mengatakan nilai ekspor kosmetik juga meningkat sepanjang tahun lalu.

"Sementara untuk industri kosmetik, peningkatan ekspornya jauh lebih tinggi, yaitu 13,7 persen, dengan total nilai ekspor mencapai 473,8 juta US Dollar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Bantu Ekonomi Negara, Tapi Hilirisasi Industri Agro Masih Minim

Bantu Ekonomi Negara, Tapi Hilirisasi Industri Agro Masih Minim

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Terkini

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 07:46 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

×