Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB
Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menetapkan waktu pelaksanaan eksekusi pengosongan Blok 15 kawasan Gelora Bung Karno atau eks Hotel Sultan, yaitu Kamis, 18 Juni 2026. (Foto dok. Ist)
baca 10 detik
  • Lapangan golf Otto Hasibuan diminta dievaluasi demi kepentingan publik.
  • Aset negara di Senayan didorong dialihfungsikan untuk rakyat.
  • Pajak lapangan golf masuk pemerintah pusat, bukan Pemprov DKI.

Suara.com - Semangat pemerintah mengambil alih aset negara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pasca eksekusi lahan dan bangunan eks Hotel Sultan mulai memunculkan tuntutan baru. Kali ini, pemerintah didorong untuk mengevaluasi keberadaan Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club, lapangan golf yang diketahui dimiliki Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan.

Direktur Rumah Politik, Fernando Emas, menilai pemerintah perlu konsisten menata dan mengoptimalkan seluruh aset negara agar benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.

Menurut Fernando, kawasan lapangan golf di jantung ibu kota itu dapat dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau, hutan kota, hingga kawasan hunian dan pusat perkantoran yang memiliki dampak ekonomi lebih luas bagi publik.

"Kawasan lapangan golf Senayan bisa juga dialihfungsikan menjadi hutan kota atau kawasan hijau," kata Fernando, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai langkah pemerintah mengeksekusi Hotel Sultan seharusnya menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemanfaatan aset-aset negara yang selama ini dikelola pihak swasta.

Fernando mencontohkan, apabila kawasan Senayan ingin dipertahankan sebagai pusat olahraga nasional, maka ruang hijau sebaiknya diperluas. Sementara kebutuhan hunian dan kawasan komersial dapat diarahkan ke wilayah lain seperti Kemayoran.

"Kalau memang kawasan Senayan menjadi pusat olahraga, sebaiknya diperbanyak kawasan hijau. Tempat lain seperti Kemayoran bisa dijadikan lokasi hunian," ujarnya.

Negara Diminta Tarik Aset yang Kontraknya Habis

Fernando juga mendorong pemerintah lebih tegas menarik kembali aset negara yang masa kerja sama atau kontraknya telah berakhir.

baca juga

Menurut dia, aset yang kembali ke pangkuan negara dapat dikelola secara profesional melalui Danantara sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan negara sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

"Aset negara yang ditarik kembali bisa dikelola negara melalui Danantara sehingga bisa lebih memberikan pendapatan bagi negara," katanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap pemerintah yang menegaskan bahwa setiap aset negara harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menegaskan pengambilalihan aset eks Hotel Sultan dilakukan dengan prinsip pemanfaatan aset negara untuk kesejahteraan masyarakat.

"Aset ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat," ujar Bambang saat proses eksekusi berlangsung.

Ia menambahkan, lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara yang dibebaskan pemerintah pada periode 1959-1962 guna mendukung penyelenggaraan Asian Games IV di Jakarta.

Pajak Golf Tak Masuk Kas Pemprov DKI

Di tengah sorotan terhadap keberadaan lapangan golf Senayan, muncul pula fakta bahwa operasional lapangan golf tersebut tidak menjadi sumber penerimaan pajak bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pusdatin Bapenda DKI Jakarta menjelaskan jasa lapangan golf bukan objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang dipungut pemerintah daerah.

Ketentuan tersebut merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 52/PUU-IX/2011 yang menyatakan golf bukan kategori hiburan sehingga tidak dapat dikenakan pajak hiburan daerah.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta Perda DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 juga tidak memasukkan jasa lapangan golf sebagai objek PBJT.

Dengan demikian, layanan lapangan golf dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak.

Akibatnya, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki data terkait omzet, penerimaan pajak maupun pemeriksaan perpajakan atas operasional lapangan golf tersebut.

Bisnis Golf Otto Hasibuan Jadi Sorotan

Lapangan golf yang menjadi perbincangan tersebut diketahui beroperasi dengan nama Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club, usaha yang dikaitkan dengan Otto Hasibuan.

Nama "Ottolima" sendiri memiliki makna khusus bagi Otto. Mantan pengacara Jessica Wongso itu mengaku kehidupannya sangat lekat dengan angka lima.

"Saya lahir tanggal 5, bulan 5, tahun 1955 jam 5 pagi. Jadi semuanya nomor lima, makanya dibuat namanya Ottolima," ujar Otto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh

Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:34 WIB

Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat

Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB