Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

M Nurhadi

Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB
Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas
Massa menyegel Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis selama libur sekolah, 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
  • Kebijakan melalui Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 ini bertujuan melakukan efisiensi anggaran negara sebesar Rp3,004 triliun.
  • Langkah tersebut diambil untuk menstandardisasi operasional serta membenahi tata kelola program di seluruh unit pelayanan gizi nasional.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang masa liburan sekolah, yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Langkah ini diproyeksikan mampu mendatangkan efisiensi anggaran negara dengan nilai yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp3,004 triliun.

Ketetapan pembekuan sementara ini divalidasi melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 mengenai Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) pada Periode Hari Libur dalam Rangka Penyelenggaraan Program MBG Tahun Anggaran 2026.

Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, mengungkapkan bahwa momentum jeda akademis ini dimanfaatkan oleh jajaran manajemen baru guna melakukan standarisasi operasional serta pembenahan tata kelola program secara menyeluruh di tingkat nasional.

“Seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif,” tegas Agustina dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (18/6).

Melalui aturan baru ini, fasilitas SPPG dipastikan kehilangan hak insentif harian yang biasanya dipatok sebesar Rp6 juta per hari.

Urgensi Pembenahan Struktur dan Alasan Penyesuaian

Melalui penjelasan resmi otoritas terkait, terdapat empat indikator utama yang mendasari keputusan penyesuaian operasional ini:

  1. Optimalisasi Kelembagaan: Meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya manusia dan tata kelola internal di lingkungan SPPG.
  2. Penyeragaman Sistem: Menyelaraskan pola distribusi logistik makanan untuk seluruh kategori penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, hingga kelompok balita.
  3. Akuntabilitas Keuangan: Memperkuat transparansi serta prinsip kehati-hatian dalam penyerapan anggaran program secara makro.
  4. Standardisasi Kalender Kerja: Memperbaiki sistem penyaluran pada hari libur semester, libur nasional, hari besar keagamaan, libur khusus tingkat daerah, hingga akhir pekan (Sabtu dan Minggu).

Kebijakan ini sekaligus menandai perubahan regulasi dari era kepemimpinan lama di bawah tersangka kasus korupsi, Dadan Hindayana, yang sebelumnya sempat menerapkan sistem bundling agar program ini tetap berjalan saat bulan Ramadan dan libur sekolah.

baca juga

Protes Pengusaha

Uniknya, keputusan penutupan sementara aktivitas pembiayaan ini tidak diprotes oleh kalangan penerima manfaat MBG. Namun, justru datang dari Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi).

Para pengusaha tersebut merasa dirugikan karena kebijakan ini dituding membuat ketidakpastian bagi para mitra penyedia yang telah menanamkan modal dan menggantungkan perputaran bisnisnya pada program MBG.

Ketua Umum DPP Gapembi, Alven Stony, menilai bahwa penerbitan SE Nomor 12 Tahun 2026 tersebut bertolak belakang dengan petunjuk teknis (juknis) yang tercantum dalam SK Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025.

Selain itu, regulasi baru ini dinilai mengabaikan kesepakatan tertulis yang tertuang dalam dokumen kontrak kerja sama bilateral antara pemerintah dan pihak swasta.

Walaupun arus penolakan dari pelaku usaha berjalan masif, BGN menyatakan tetap berkomitmen penuh menjalankan keputusan tersebut demi kepentingan restrukturisasi organisasi.

Regulasi Teknis Operasional Selama Masa Libur

Berdasarkan lampiran teknis dalam SE Nomor 12 Tahun 2026, terdapat sejumlah poin instruksi yang wajib ditaati oleh seluruh jajaran pelaksana di lapangan:

  • Peniadaan Layanan: Segala bentuk distribusi makanan dihentikan total untuk kelompok sasaran sekolah maupun luar sekolah selama masa libur.
  • Pengamanan Fasilitas: Anggota satuan pengamanan (satpam) diwajibkan tetap berjaga secara bergilir selama 24 jam penuh.
  • Pembekuan Dana Jasa: Insentif untuk fasilitas penunjang SPPG resmi ditiadakan selama operasional vakum.
  • Larangan Pemanfaatan Gedung: Seluruh sarana fisik SPPG dilarang keras digunakan untuk aktivitas sekunder apapun. Pelanggaran terhadap aturan ini akan dijatuhi sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional.
  • Skema Biaya Tetap: Kebutuhan rutin seperti listrik, air, jaringan internet, dan honorarium petugas keamanan tetap dibayarkan menggunakan sistem sesuai realisasi lapangan (at cost) dari alokasi dana operasional yang tersedia.
  • Kewajiban Aparatur Teknis: Kepala SPPG beserta tim pengawas gizi dan keuangan diwajibkan tetap hadir ke kantor untuk memantau kebersihan serta keamanan area kerja.

Persiapan Pra-Operasional: Pada liburan yang berdurasi lebih dari 3 hari, seluruh jajaran pimpinan, pengawas, dan kelompok relawan wajib masuk satu hari sebelum masa aktif sekolah dimulai guna memastikan kesiapan logistik. Pembiayaan untuk relawan pada fase ini ditalangi lewat dana operasional secara at cost.

Ketentuan baku dalam instruksi dinas ini ditegaskan berlaku mengikat bagi seluruh jajaran pimpinan BGN, Kantor Pengelola Program Gizi (KPPG), unit SPPG, serta seluruh yayasan atau mitra pelaksana swasta di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×