Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
Nilai Tukar rupiah masih meloyo hari Ini. [Antara].
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.843 per dolar AS pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026.
  • Pelemahan terjadi akibat sikap waspada investor menanti pengumuman MSCI serta sentimen negatif terkait prospek perdamaian Timur Tengah.
  • Mayoritas mata uang Asia turut mengalami pelemahan serupa terhadap dolar AS kecuali mata uang baht asal Thailand.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terperosok jatuh hingga akhir perdagangan, Senin, 22 Juni 2026. Pelemahan rupiah ini terus berlangsung dari awal higga akhir perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup  ke level Rp17.843 per dolar AS atau melemah 39 poin atau 0,02 persen dari hari sebelumnya di level Rp 17.804  per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah ini disebabkan investor menunggu keputusan MSCI.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off domestik, dengan investor cenderung berhati-hati mengantisipasi pengumuman MSCI dalam 1-2 hari kedepan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menambahkan, rupiah tidak sendirian, mata uang Asia juga pada umumnya melemah dan indeks dolar AS naik. Salah satunya, investor merespon negatif perkembangan seputar prospek perdamaian di timteng yang permanen.

"Rupiah mungkin masih akan tertekan selama sebelum pengumuman MSCI," jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia juga mengalami pelemahan.

Salah satunya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,57 persen. Disusul peso Filipina yang ditutup anjlok 0,56 persen.

Selanjutnya ada rupee India yang tertekan 0,41 persen dan ringgit Malaysia terkikis 0,37 persen. Lalu ada yen Jepang terkoreksi 0,3 persen.

baca juga

Berikutnya, dolar Singapura turun 0,19 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup tertekan 0,17 persen. Lalu yuan China turun 0,14 persen. Sedangkan, dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,04 persen terhadap the greenback.

Sementara Itu, baht Thailand menjadi satu-satunya mata uang yang menguat terhadap dolar AS setelah menguat 0,06 persen pada hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB