Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Achmad Fauzi

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
Ilustrasi pengumpulan bahan baku EBT Biomassa lewat sistem marketplace. [Dok PLN].
baca 10 detik
  •  PLTU Pelabuhan Ratu terus menggunakan biomassa sorgum sebagai bahan bakar pendamping di, Sukabumi, sejak tahun 2025.
  • Pemanfaatan sorgum hasil panen masyarakat ini bertujuan mempercepat transisi energi bersih serta mendukung target pencapaian Net Zero Emissions.
  • Program ini memberikan kepastian pasar bagi petani setempat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sinergi sektor energi dan pertanian.

Suara.com - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pelabuhan Ratu perlahan mulai memanfaatkan bahan bakar pendamping atau co-firing. Salah satunya, biomassa berbasis pertanian masyarakat

Langkah tersebut ditandai dengan panen raya tanaman sorgum sekaligus pengiriman perdana biomassa sorgum dust dari Perkebunan Sorgum Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Program ini menjadi bagian dari upaya PLN Indonesia Power mempercepat transisi energi bersih melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) berbasis masyarakat.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan program tersebut merupakan bentuk sinergi antara sektor energi dan pertanian yang tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Cerobong PLTU Pelabuhan Ratu yang berdekatan dengan wisata pantai di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi 30 April 2023. [Foto: Somad]
Cerobong PLTU Pelabuhan Ratu. [IST]

"Program biomassa sorgum ini menjadi bukti bahwa transisi energi tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat. Justru sebaliknya, kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi dari setiap langkah transformasi energi yang kami jalankan," ujar Bernadus seperti dikutip, Rabu (24/6/2026).

Program biomassa sorgum ini telah berjalan sejak 2025, dimulai dari tahap penanaman hingga memasuki masa panen raya pada tahun ini.

Sorgum dipilih karena memiliki manfaat ganda. Selain bulirnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan, batang dan daun tanaman tersebut dapat diolah menjadi sorgum dust yang digunakan sebagai bahan bakar pendamping batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu.

Melalui program ini, PLN juga berperan sebagai off-taker atau pembeli hasil panen biomassa masyarakat, sehingga memberikan kepastian pasar bagi para petani yang terlibat dalam rantai pasok energi hijau.

PLN Indonesia Power menilai keberhasilan program biomassa sorgum di Pelabuhan Ratu dapat menjadi model yang diterapkan di wilayah operasional lainnya.

baca juga

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas program biomassa berbasis masyarakat ini, sejalan dengan upaya kami mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri di berbagai wilayah operasi," kata Bernadus.

Pengiriman perdana biomassa sorgum dust ini sekaligus menandai dimulainya pemanfaatan bahan bakar alternatif hasil pertanian masyarakat untuk mendukung operasional PLTU Pelabuhan Ratu.

PLN Indonesia Power berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan energi hijau berbasis biomassa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis

Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB