- Mufli Budi Ananda menjadi sorotan setelah dikabarkan ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.
- Publik tak hanya penasaran dengan profilnya, tetapi juga tugas dan tanggung jawab seorang komisaris perusahaan.
- Simak kisaran gaji komisaris perusahaan beserta faktor yang memengaruhi besarannya.
Suara.com - Karyawan Raffi Ahmad kembali disorot netizen media sosial. Kali ini giliran Mufli Budi Ananda yang jadi perbincangan hangat di berbagai platform.
Gara-garanya adalah kabar bahwa Mufli yang dikenal sebagai asisten Raffi Ahmad itu ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.
Perbincangan mengenai Mufli tidak hanya berkaitan dengan profil pribadinya, tetapi juga jabatan komisaris yang kini disebut diembannya.
Banyak warganet penasaran dengan tugas seorang komisaris sekaligus besaran penghasilan yang biasanya diterima dari posisi tersebut.
Kira-kira, berapa kisaran gaji seorang komisaris perusahaan seperti Mufli Budi Ananda? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Berapa Gaji Komisaris Perusahaan?

Jabatan komisaris sendiri memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan. Seorang komisaris mengemban berbagai tugas yang tidak sembarangan.
Merangkum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, secara umum, tugas utama komisaris adalah mengawasi jalannya perusahaan yang dikelola oleh direksi.
Komisaris juga bertanggung jawab memberikan nasihat, masukan, dan pertimbangan strategis agar setiap kebijakan yang diambil direksi sejalan dengan kepentingan perusahaan dan para pemegang saham.
Selain melakukan pengawasan, dewan komisaris memiliki kewajiban mengevaluasi kinerja direksi serta memastikan perusahaan menjalankan tata kelola yang baik dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, komisaris juga memiliki tanggung jawab atas pengawasan perusahaan dan dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terjadi kerugian akibat kelalaiannya.
Komisaris diangkat melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sehingga jabatan ini tidak dapat diisi secara sembarangan.
Seseorang yang menjadi komisaris umumnya dituntut memiliki pengalaman, integritas, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman mengenai tata kelola perusahaan agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.
Besaran gaji komisaris perusahaan di Indonesia tidak memiliki angka yang sama karena bergantung pada jenis perusahaan, skala bisnis, serta kebijakan remunerasi yang ditetapkan pemegang saham.
Pada perusahaan swasta, nominal gaji umumnya tidak dipublikasikan, sedangkan pada BUMN terdapat pedoman yang mengatur komposisi penghasilannya.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku di BUMN, gaji Komisaris Utama ditetapkan sebesar 45 persen dari gaji Direktur Utama.