AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Dythia Novianty

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • Menko Infrastruktur AHY mendorong Indonesia membangun merek kendaraan listrik nasional guna bersaing dengan dominasi produsen asal China.
  • Pemerintah menargetkan penguatan industri dalam negeri melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertahap dan berkelanjutan.
  • Indonesia akan melakukan kolaborasi riset dan produksi bersama perusahaan global guna mengembangkan teknologi serta kemandirian ekonomi nasional.

Suara.com - Persaingan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global, semakin ketat seiring dominasi produsen asal China yang terus memperluas pangsa pasar dunia.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk membangun industri otomotif nasional yang lebih kompetitif, mengingat besarnya potensi sumber daya alam, pasar domestik, hingga kemampuan sumber daya manusia di bidang teknologi.

Pemerintah menilai, momentum transisi menuju kendaraan listrik tidak boleh hanya dimanfaatkan sebagai pasar bagi produk impor, tetapi harus menjadi pijakan untuk membangun industri nasional yang mampu bersaing di tingkat global.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan industri kendaraan listrik sendiri meski saat ini pasar global masih didominasi produsen dari China.

"Saat ini kita menyaksikan produsen-produsen kendaraan listrik di dunia, terutama dari Tiongkok, berkembang sangat pesat. Tiongkok bisa dikatakan menguasai pasar EV dunia. Tetapi Indonesia tidak boleh takut bersaing. Justru itu harus menjadi pelecut bagi kita untuk menghadirkan brand lokal buatan Indonesia," ujar AHY dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (30/6/2026).

Target Bangun Merek Kendaraan Listrik Nasional

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]

Menurut AHY, keberhasilan sejumlah negara mengembangkan industri kendaraan listrik menunjukkan bahwa membangun industri otomotif nasional membutuhkan proses yang panjang, mulai dari riset, pengembangan teknologi, hingga penyempurnaan produk secara berkelanjutan.

Ia menilai, Indonesia memiliki peluang yang sama untuk menciptakan merek kendaraan listrik sendiri apabila terus memperkuat kemampuan industri dalam negeri.

"Kita punya kemampuan, kita punya kapasitas. Yang penting kita terus meningkatkan kemampuan industri nasional dan tidak takut memulai," katanya.

baca juga

TKDN Harus Terus Ditingkatkan

Salah satu strategi yang dinilai penting adalah meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kendaraan listrik.

AHY mengatakan penguatan kandungan lokal perlu dilakukan secara bertahap hingga industri nasional mampu memproduksi kendaraan listrik sepenuhnya di dalam negeri.

"Katakanlah hari ini belum bisa 100 persen TKDN, tetapi porsinya harus semakin besar dan semakin mendominasi. Lama-kelamaan kita berharap benar-benar bisa menghadirkan kendaraan listrik yang 100 persen buatan Indonesia," ujarnya.

Peningkatan TKDN dinilai tidak hanya memperkuat rantai pasok domestik, tetapi juga membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah industri manufaktur nasional.

Dorong Riset dan Produksi Bersama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam

Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:44 WIB

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:20 WIB

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×