Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Dythia Novianty

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • Menko Infrastruktur AHY mendorong Indonesia membangun merek kendaraan listrik nasional guna bersaing dengan dominasi produsen asal China.
  • Pemerintah menargetkan penguatan industri dalam negeri melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertahap dan berkelanjutan.
  • Indonesia akan melakukan kolaborasi riset dan produksi bersama perusahaan global guna mengembangkan teknologi serta kemandirian ekonomi nasional.

Suara.com - Persaingan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global, semakin ketat seiring dominasi produsen asal China yang terus memperluas pangsa pasar dunia.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk membangun industri otomotif nasional yang lebih kompetitif, mengingat besarnya potensi sumber daya alam, pasar domestik, hingga kemampuan sumber daya manusia di bidang teknologi.

Pemerintah menilai, momentum transisi menuju kendaraan listrik tidak boleh hanya dimanfaatkan sebagai pasar bagi produk impor, tetapi harus menjadi pijakan untuk membangun industri nasional yang mampu bersaing di tingkat global.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan industri kendaraan listrik sendiri meski saat ini pasar global masih didominasi produsen dari China.

"Saat ini kita menyaksikan produsen-produsen kendaraan listrik di dunia, terutama dari Tiongkok, berkembang sangat pesat. Tiongkok bisa dikatakan menguasai pasar EV dunia. Tetapi Indonesia tidak boleh takut bersaing. Justru itu harus menjadi pelecut bagi kita untuk menghadirkan brand lokal buatan Indonesia," ujar AHY dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (30/6/2026).

Target Bangun Merek Kendaraan Listrik Nasional

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dythia]

Menurut AHY, keberhasilan sejumlah negara mengembangkan industri kendaraan listrik menunjukkan bahwa membangun industri otomotif nasional membutuhkan proses yang panjang, mulai dari riset, pengembangan teknologi, hingga penyempurnaan produk secara berkelanjutan.

Ia menilai, Indonesia memiliki peluang yang sama untuk menciptakan merek kendaraan listrik sendiri apabila terus memperkuat kemampuan industri dalam negeri.

"Kita punya kemampuan, kita punya kapasitas. Yang penting kita terus meningkatkan kemampuan industri nasional dan tidak takut memulai," katanya.

baca juga

TKDN Harus Terus Ditingkatkan

Salah satu strategi yang dinilai penting adalah meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kendaraan listrik.

AHY mengatakan penguatan kandungan lokal perlu dilakukan secara bertahap hingga industri nasional mampu memproduksi kendaraan listrik sepenuhnya di dalam negeri.

"Katakanlah hari ini belum bisa 100 persen TKDN, tetapi porsinya harus semakin besar dan semakin mendominasi. Lama-kelamaan kita berharap benar-benar bisa menghadirkan kendaraan listrik yang 100 persen buatan Indonesia," ujarnya.

Peningkatan TKDN dinilai tidak hanya memperkuat rantai pasok domestik, tetapi juga membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah industri manufaktur nasional.

Dorong Riset dan Produksi Bersama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam

Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:44 WIB

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:20 WIB

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:13 WIB

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

×