Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
Emiten makanan dan minuman, PT Niramas Utama Tbk (JELI), resmi IPO pada hari ini, sahamnnya langsung ARA. [Suarac.com/Rina Angraeni].
baca 10 detik
  • PT Niramas Utama Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 7 Juli 2026.
  • Perusahaan melepas 266 juta saham seharga Rp900 per lembar dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp239,4 miliar.
  • Saham JELI langsung melonjak 25 persen hingga menyentuh batas atas ARA menjadi Rp1.125 per lembar saham.

Suara.com - Emiten makanan dan minuman, PT Niramas Utama Tbk (JELI) remi melangsungkan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7/2026).

Sama seperti emiten JECX, JELI juga langsung melesat hingga mencapai batas atas atau Auto Rejection Atas (ARA) ke level Rp1.125 per saham naik 25 persen atau 225 poin dari harga penawaran Rp900 per saham.

Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S Lukman, mengatakan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia menjadi tonggak penting bagi perjalanan perusahaan sebagai emiten.

"Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi Perseroan untuk terus menjaga kinerja, memperkuat tata kelola perusahaan, dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," ujar Adhi S. Lukman di Gedung BEI, Selasa (7/7/2026).

PT Niramas Utama Tbk (JELI) [Suara.com]
PT Niramas Utama Tbk (JELI) [Suara.com]

Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan menawarkan 266.000.000 saham baru atau setara 21,01 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp900 per saham.

Adapun, dalam IPO ini, JELI berhasil menghimpun dana sebesar Rp239,4 miliar dari penawaran umum perdana saham.

Perseroan menyatakan seluruh dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham akan digunakan untuk mendukung strategi pertumbuhan perusahaan melalui empat tujuan utama yang telah ditetapkan dalam prospektus.

Melalui IPO JELI di Bursa Efek Indonesia, PT Niramas Utama Tbk optimistis dapat memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan daya saing produk INACO di pasar domestik maupun internasional, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham seiring pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Terkini

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:41 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

×