Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Achmad Fauzi

Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
Ilustrasi Trading Saham. [Dok IPOT].
baca 10 detik
  • Saham PT Bank Central Asia Tbk mengalami kenaikan harga menjadi Rp6.175 per lembar pada Selasa, 7 Juli 2026.
  • Analis Philip Sekuritas memperingatkan potensi aksi ambil untung karena harga belum menembus level resistance di Rp6.550.
  • Investor disarankan menunggu konfirmasi penguatan melalui level breakout agar tren kenaikan harga saham dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dinilai masih dibayangi potensi aksi ambil untung (taking profit) setelah mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.

Pelaku pasar pun disarankan menunggu sinyal penguatan yang lebih meyakinkan sebelum kembali masuk ke saham perbankan berkapitalisasi jumbo tersebut.

Analis Philip Sekuritas menilai, pergerakan saham BBCA saat ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi tren kenaikan yang berkelanjutan. Pasalnya, kenaikan harga belum diikuti dengan keberhasilan menembus level resistance Rp6.550.

Adapun, pada pukul 11.32 WIB hari ini, saham BBCA naik 50 poin atau 0,82 persen di level Rp6.175 per saham.

Ilustrasi BCA (Ist)
Ilustrasi BCA (Ist)

"Saham BCA hari ini cenderung adanya aksi taking profit, makanya belakangan memang kita masih belum begitu bullish untuk saham perbankan karena penaikan yang terjadi ini yang tetang di 5090, ini belum diikuti dengan adanya resisten yang ditembus di Rp6.550," ujar analis Philip Sekuritas dalam Philip Morning Call yang dikutip, Selasa (7/7/2026).

Analis juga berpandangan saham BBCA baru akan berubah menjadi lebih positif apabila harga mampu menembus level Rp6.550. Jika level tersebut berhasil dilewati, saham BBCA berpotensi melanjutkan penguatan menuju area gap di atasnya.

"Kita akan berubah pandangan jadi menarik kembali jika dia bisa melewati level Rp6.550. Untuk higher high ada potensi dia melanjutkan kenaikan ke level yang gap ini," katanya.

Sebelum terjadi breakout, investor disarankan tetap berhati-hati karena masih terdapat risiko saham BBCA kembali bergerak melemah.

Sebagai informasi saja, breakout adalah kondisi ketika harga saham berhasil menembus level penting, seperti resistance (batas atas) atau support (batas bawah) yang biasanya disertai peningkatan volume transaksi.

baca juga

"Kita tunggu dia bisa lewati Rp6.550 baru menarik jujur untuk BCA. Sekarang saya masih potensi dulu khawatir dia akan mengulang potensi daripada pergerakannya yang cenderung turun. Kemudian kita juga mau lanjut, kalau BCA kita nunggu ada momen dia breakout," kata Analis Philip Sekuritas.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Investor Asing Serok BBCA, Tapi Jual Besar-Besaran BUMI di Sesi I

Investor Asing Serok BBCA, Tapi Jual Besar-Besaran BUMI di Sesi I

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 13:15 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×