Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

M Nurhadi, Adiyoga Priyambodo

Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB
Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran
ARSIP. [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]
baca 10 detik
  • PT KAI memperpanjang peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor untuk melayani rangkaian KRL formasi 12 kereta.
  • Pengembangan infrastruktur dilakukan guna mengurai kepadatan penumpang yang rata-rata mencapai 431.368 orang setiap hari pada tahun 2026.
  • Fasilitas baru telah lulus uji beban dan operasional demi meningkatkan efisiensi waktu serta kenyamanan mobilitas seluruh pengguna KRL.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah mempercepat pengembangan infrastruktur di Stasiun Bogor dengan menyiapkan peron di jalur 6, 7, dan 8.

Langkah strategis ini diambil agar stasiun tersebut mampu melayani rangkaian KRL Commuter Line Jabodetabek dengan formasi 12 kereta (Trainset/SF12), guna mengurai kepadatan penumpang yang terus meningkat.

Pengembangan ini difokuskan untuk merespons tingginya volume pengguna di koridor Bogor Line. Sepanjang Semester I 2026, lintas tersebut tercatat telah melayani 78.077.679 pelanggan atau rata-rata mencapai 431.368 pelanggan per hari.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas peron di Stasiun Bogor sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Berdasarkan data pergerakan penumpang periode Januari–Juni 2026, Stasiun Bogor sendiri mencatat 18.451.462 pergerakan pelanggan, dengan rincian 9.371.057 penumpang masuk (gate in) dan 9.080.405 penumpang keluar (gate out).

Sebelum proyek ini dijalankan, fasilitas peron di jalur 6, 7, dan 8 hanya memiliki panjang yang memadai untuk melayani rangkaian KRL dengan formasi maksimal 10 kereta (SF10).

“Ratusan ribu pelanggan mengandalkan Bogor Line setiap hari untuk bekerja, belajar, dan menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, pengembangan layanan disiapkan dengan melihat kebutuhan pelanggan sejak memasuki stasiun, menunggu di peron, naik ke dalam KRL, hingga tiba di tujuan,” ujar Anne Purba dalam keterangan resmi KAI, Senin (13/7/2026).

Lolos Uji Coba Fisik dan Keamanan Operasional

Kesiapan infrastruktur peron baru ini dipastikan telah melalui rangkaian pengujian ketat yang melibatkan tim prasarana, sarana, dan operasi. Tahapan diawali dengan uji beban menggunakan lokomotif pada 29 Juni 2026, dilanjutkan dengan uji coba operasional KRL langsung di trek pada 1 Juli 2026.

baca juga

Proyek pengembangan prasarana ini bersifat menyeluruh, meliputi perpanjangan jalur dan marka peron, penguatan struktur dan arsitektur, penataan sistem Listrik Aliran Atas (LAA), mekanikal dan elektrikal, hingga pemasangan kanopi pelindung peron (overcapping).

“Uji bersama memastikan sarana, prasarana, dan pola operasi memiliki kesiapan yang selaras. Pemeriksaan dilakukan secara cermat karena keselamatan pelanggan dan keandalan perjalanan menjadi acuan utama sebelum fasilitas digunakan,” lanjut Anne.

Modernisasi fasilitas di Stasiun Bogor ini berjalan simultan dengan program besar pengadaan 27 rangkaian KRL baru oleh KAI Commuter. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 18 rangkaian atau setara 216 unit kereta baru di antaranya telah resmi mengaspal dan melayani publik.

Tujuan akhir dari sinkronisasi ini adalah memangkas waktu tunggu, memperlancar alur naik-turun penumpang, serta mengurai kepadatan stasiun pada jam-jam sibuk (peak hours).

Selama tahap finalisasi pekerjaan berlangsung di lapangan, KAI dan KAI Commuter terus mematangkan pengaturan alur penumpang, visual informasi layanan, serta penempatan petugas pengamanan ekstra.

Pengguna KRL diimbau untuk senantiasa memperhatikan informasi papan petunjuk dan mengikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker

Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:40 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:56 WIB

Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet

Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:30 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:54 WIB

Terkini

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:40 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB

×