Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB
Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga emas batangan Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.635.000 per gram pada Senin, 13 Juli 2026 di Indonesia.
  • Penurunan harga terjadi akibat tekanan jual di pasar komoditas global serta pelemahan nilai tukar mata uang rupiah.
  • Berbeda dengan Antam, seluruh harga emas di Galeri 24 Pegadaian terpantau tetap stabil tanpa perubahan harga jual.

Menurut analisis para pelaku pasar, pergerakan negatif ini dipicu oleh aksi tekanan jual yang masih mendominasi pasar, baik dari indikator teknikal maupun sentimen fundamental makro.

Kondisi pasar komoditas yang tertekan kian diperberat oleh kinerja nilai tukar rupiah (IDR) yang kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Pada pembukaan pasar spot pukul 09.05 WIB, mata uang Garuda terkoreksi sebesar 26 poin atau turun 0,14 persen ke level Rp18.091 per dolar AS.

Pelemahan ini berbanding terbalik dengan capaian hari Jumat (10/7/2026) pekan lalu, di mana mata uang rupiah sempat menguat 0,35 persen ke posisi Rp18.065.

Di sisi lain, keperkasaan mata uang Negeri Paman Sam tecermin dari indeks dolar AS (DXY) yang menguat sebesar 0,18 persen ke level 101.131 pada waktu yang sama.

Sebagai informasi, pekan lalu menjadi periode yang berat bagi emas global. Sempat menguat di awal pekan ke $4.202,67 per troy ounce akibat ketegangan AS-Iran, harga emas justru berbalik anjlok hingga menyentuh level terendah mingguan di $4.021,76.

Kejatuhan ini dipicu oleh risalah FOMC yang menunjukkan kecemasan pejabat The Fed terhadap inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi dipertahankannya suku bunga tinggi. Ditopang penguatan dolar dan Treasury yields, emas akhirnya menutup pekan di level $4.120,67 atau melemah 1,4%.

Saat ini, sentimen analis terbelah tiga antara bullish, bearish, dan konsolidasi. Secara teknikal, emas dinilai kurang menarik dan membutuhkan dorongan besar untuk menembus area resistensi agar bisa bangkit.

Pergerakan emas sepekan ke depan akan sangat bergantung pada rilis data inflasi (CPI) Juni serta testimoni perdana Gubernur baru The Fed, Kevin Warsh, di hadapan DPR AS.

baca juga

Sementara itu dari dalam negeri, nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini (13 Juli 2026) ikut melemah tajam ke kisaran Rp18.090–Rp18.122 per dolar AS.

Lonjakan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik memaksa investor global menarik modal keluar (capital outflow) dari pasar domestik untuk mengamankan dana ke aset safe haven dolar AS.

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk kebutuhan penyediaan informasi komersial, ekonomi makro, dan perkembangan pasar secara umum. Data pergerakan harga komoditas dan nilai tukar dalam ulasan ini tidak ditujukan sebagai bentuk rekomendasi finansial, ajakan, ataupun panduan mutlak untuk melakukan aktivitas investasi berupa jual-beli emas maupun trading valuta asing. Setiap keputusan pengelolaan dana sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan risiko mandiri pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×