Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB
IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi bergerak volatil dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026 akibat sentimen global.
  • Ketegangan geopolitik serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menekan stabilitas ekonomi pasar keuangan domestik.
  • Investor disarankan mencermati pergerakan harga komoditas dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan investasi di bursa saham.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin hari ini diperkirakan masih bergerak terbatas di tengah berbagai sentimen global dan domestik.

Hal ini dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah, pergerakan harga komoditas dunia, hingga meningkatnya ketegangan geopolitik.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai IHSG berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

Menurutnya, pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen eksternal yang dapat memicu volatilitas pasar saham Indonesia.

"Kami berpandangan IHSG pada awal pekan akan bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 5.840 dan resistance 6.040. Indikator MACD menunjukkan penguatan tren, sedangkan RSI bergerak naik secara perlahan namun masih berada di bawah level 50," jelas Oktavianus Audi saat dihubungi Suara.com, Senin (13/7/2026).

Tidak hanya itu, beberapa sentimen yang berpotensi membebani pasar. Pertama, berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, serta pernyataan mengenai kembali ditutupnya Selat Hormuz, dinilai memberikan sinyal negatif bagi pasar keuangan global, karena meningkatkan kekhawatiran terhadap kenaikan harga minyak mentah dan potensi kebijakan suku bunga tinggi yang lebih lama oleh bank sentral.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

"Kedua, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang kembali ke kisaran Rp18.080 per dolar AS membuat pasar belum memperoleh kepastian mengenai stabilitas ekonomi domestik. Kondisi tersebut diperburuk oleh aksi jual investor asing di pasar saham yang mencapai Rp1,74 triliun dalam sepekan dan sebesar Rp75,6 triliun secara year to date," bebernya.

Dia pun merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini. Diantaranya adalah saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan strategi trading buy pada level support 2.290 dan resistance 2.550.

Selain itu, saham PT Timah Tbk (TINS) juga direkomendasikan dengan strategi speculative buy pada level support 3.270 dan resistance 4.010.

baca juga

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki peluang menguat secara terbatas pada perdagangan Senin.

"Untuk Senin, kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas dengan support 5.904 dan resistance 5.939. Investor masih mencermati nilai tukar rupiah yang masih terdepresiasi serta pergerakan harga komoditas dunia," ujar Herditya Wicaksana.

Ia menambahkan, investor dapat mencermati sejumlah saham yang dinilai menarik secara teknikal, yakni PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada kisaran 1.115–1.225, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada kisaran 4.180–4.270, serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) pada kisaran 1.625–1.700.

Dengan masih tingginya ketidakpastian global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, proyeksi IHSG diperkirakan tetap bergerak volatil pada awal pekan.

Investor disarankan mencermati perkembangan sentimen eksternal, arah pergerakan harga komoditas, serta kondisi pasar keuangan domestik sebelum mengambil keputusan investasi di pasar saham Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:20 WIB

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

×