Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Danantara berminat menjadi pemegang saham BEI usai demutualisasi.
  • OJK targetkan aturan demutualisasi BEI rampung September 2026.
  • Reformasi bursa diyakini tingkatkan transparansi dan daya tarik investor.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan minatnya untuk masuk sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi bursa yang tengah disiapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap reformasi pasar modal nasional sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan investor.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, proses demutualisasi merupakan reformasi penting yang akan membawa BEI menuju tata kelola yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Karena itu, Danantara membuka peluang untuk ikut berpartisipasi dalam struktur kepemilikan bursa setelah regulasi tersebut resmi berlaku.

"Danantara berminat terhadap proses demutualisasi yang dilakukan oleh OJK dan Bursa. Ini merupakan langkah yang memang perlu dilakukan agar bursa kita menjadi lebih baik dari sisi tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas," ujar Rosan usai rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut Rosan, keterlibatan sovereign wealth fund atau badan pengelola investasi negara dalam kepemilikan bursa bukanlah hal baru. Model tersebut telah diterapkan di sejumlah negara dan dinilai mampu memperkuat kredibilitas sekaligus mendukung pengembangan pasar modal dalam jangka panjang.

Meski demikian, Danantara masih mengkaji besaran porsi saham yang akan diambil setelah proses demutualisasi rampung. Kajian tersebut dilakukan sambil menunggu regulasi final yang tengah disusun oleh OJK.

"Kami masih mengkaji berapa persen kepemilikannya. Yang jelas, tujuannya bersama-sama membangun bursa agar menjadi lebih baik dan optimal," kata Rosan.

OJK sendiri menargetkan Peraturan OJK (POJK) mengenai demutualisasi Bursa Efek Indonesia dapat diselesaikan pada September 2026. Penyusunan aturan tersebut dilakukan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai bagian dari reformasi besar pasar modal Indonesia.

Demutualisasi merupakan perubahan struktur kepemilikan bursa dari yang sebelumnya dimiliki oleh anggota bursa menjadi perusahaan dengan kepemilikan yang lebih terbuka. Reformasi ini diharapkan dapat memperkuat independensi pengelolaan BEI sekaligus meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

Selain menyiapkan aturan demutualisasi, OJK juga menjalankan sejumlah pembenahan yang menjadi perhatian lembaga indeks global MSCI. Beberapa kebijakan yang tengah diterapkan antara lain peningkatan transparansi kepemilikan saham, penerapan sistem penyaringan terhadap emiten dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholder Concentration/HSC), serta penerapan ketentuan batas minimal kepemilikan saham publik (free float) secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.

baca juga

Rangkaian reformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan likuiditas, memperkuat integritas pasar modal Indonesia, dan menarik lebih banyak investasi domestik maupun asing. Apabila Danantara resmi menjadi salah satu pemegang saham BEI pasca-demutualisasi, langkah tersebut berpotensi menjadi tonggak baru dalam transformasi bursa sekaligus memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara

Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48 WIB

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:46 WIB

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:44 WIB

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:40 WIB

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:37 WIB

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:32 WIB

×