- Penyelenggaraan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.
- ITDC menargetkan dampak ekonomi melampaui capaian tahun lalu sebesar Rp4,9 triliun melalui peningkatan jumlah penonton hingga 150 ribu.
- Kehadiran pebalap Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega, diharapkan mampu menggerakkan ekonomi nasional, termasuk di wilayah Jakarta.
Suara.com - Penyelenggaraan MotoGP bukan hanya untuk memanjakan para penggemar motorsport, tetapi juga bisa membuat cuan di ekonomi secara luas.
Direktur Operasional InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, mengungkapkan dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tahun lalu tembus Rp4,9 triliun.
Meski tak menyebut angka, Ia menargetkan, dampak ekonomi bisa lebih dibanding tahun lalu.
"Kita berharap dengan adanya pembalap Indonesia mungkin harusnya bisa lebih dari itu. Sesungguhnya MotoGP ini bukan hanya sebuah gelaran MotoGP, tapi bagaimana sport tourism melalui MotoGP bisa mengerek perekonomian secara besar," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/7/2026).
![Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi kualifikasi Q2 MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/04/72695-kualifikasi-motogp-indonesia-2025-motogp-mandalika-2025-marco-bezzecchi.jpg)
Troy menuturkan, dampak ekonomi tidak hanya ada pada NTB, tetapi juga wilayah lain yang ikut ketiban cuan. Misalnya, Jakarta ikut ketiban untung dengan adanya promosi dan berbagai acara.
"Hari ini Jakarta dapat momentum, artinya pasti harusnya bergerak. Saya berharap dari tahun lalu bisa bergerak naik, lebih positif," beber Troy.
Keuntungan ekonomi juga terlihat dari pengunjung yang akan menyaksikan MotoGP di Mandalika. Troy menargetkan jumlah penonton bisa mencapai hingga 150 ribu orang saat ajang tersebut.
"Kita mau coba naik di 144 ribu sampai 150 ribu pengunjung, mudah-mudahan itu tercapai," imbuhnya.
Troy menambahkan, antusias pengunjung sudah mulai setelah penjualan awal tiket yang terjual habis. Bahkan, nilai transaksinya mencapai Rp2,5 miliar.
"Early bird sudah habis dan sekarang sudah masuk ke tahap Presale 1. Dalam waktu dua minggu tiba-tiba habis dan ini hal yang positif," pungkas Troy.
Untuk diketahui, ajang balap MotoGP akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Terdapat dua pebalap asal Indonesia yang mengikuti ajang balap itu, yakni, Mario Aji di Moto 2 dan Veda Ega di Moto 3.