Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Trump Luncurkan Serangan Udara, Iran Tebar Ancaman: AS Akan Rasakan Akibatnya

M Nurhadi

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:59 WIB
Trump Luncurkan Serangan Udara, Iran Tebar Ancaman: AS Akan Rasakan Akibatnya
Mojtaba Hosseini Khamenei (tengah) [Webangar.ir]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat meluncurkan serangan udara ke wilayah Sirik, Iran, pada Sabtu sebagai balasan atas tewasnya tentara AS di Yordania.
  • Operasi militer yang diperintahkan Presiden Donald Trump ini bertujuan melumpuhkan kemampuan Iran dalam mengancam keamanan di Selat Hormuz.
  • Peningkatan eskalasi konflik antara kedua negara memicu kekhawatiran global serta mengganggu stabilitas pasokan energi dan ekonomi dunia.

Suara.com - Eskalasi militer antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik didih. Komando Pusat AS (Central Command) mengonfirmasi peluncuran rangkaian serangan udara baru terhadap sasaran di Iran.

Langkah agresif ini diambil tak lama setelah Washington mengumumkan bahwa dua personel militer Amerika tewas dan satu orang lainnya dinyatakan hilang di Yordania akibat serangan yang dilancarkan pihak Iran.

Sebelum gempuran pada hari Sabtu tersebut meletus, Pemimpin Tertinggi Iran telah memperingatkan bahwa Washington akan menerima konsekuensi besar karena dinilai sengaja memicu perluasan konflik.

Komando Pusat AS menjelaskan melalui pernyataan resminya bahwa operasi serangan udara tersebut dimulai tepat pada pukul 18.00 waktu setempat atas instruksi langsung dari Presiden Donald Trump.

"Serangan-serangan ini dirancang untuk semakin melumpuhkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Korps Pengawal Revolusi Islam yang meluncurkan serangan terhadap anggota dinas Amerika di Yordania tadi malam," kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan tanpa merinci poin informasi lebih lanjut, dilansir dari Reuters.

Di sisi lain, kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa serangan militer AS terjadi di dekat wilayah Sirik yang berada di Iran bagian selatan.

Laporan awal tersebut menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada infrastruktur yang dilaporkan akibat ledakan tersebut.

Aksi saling serang yang melibatkan kedua negara ini kian intensif sejak runtuhnya kesepakatan gencatan senjata sementara yang ditandatangani sebulan lalu.

Situasi yang pecah pada pekan lalu ini meningkatkan kekhawatiran global akan kembalinya perang terbuka secara menyeluruh. Berdasarkan data resmi Komando Pusat AS, insiden tewasnya dua personel militer terjadi pada hari Jumat, sementara satu anggota lainnya dinyatakan hilang dalam tugas.

baca juga

Pengumuman ini menambah daftar korban jiwa tentara Amerika menjadi 16 orang sejak perang bermula, dengan lebih dari 420 personel mengalami luka-luka.

Pada hari Sabtu, Iran tampaknya mulai memperluas target serangan ke wilayah Arab Saudi, sekutu AS di kawasan Teluk, serta Yordania. Aksi balasan ini diluncurkan pasca-serangan bertubi-tubi militer AS yang merusak jembatan, fasilitas pembangkit listrik, dan berbagai infrastruktur penting milik Iran.

Melalui sebuah pernyataan tertulis resmi yang disebarkan oleh akun media sosial Pemimpin Tertinggi Iran serta saluran media pemerintah, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei mengecam keras tindakan Amerika.

Ia menyatakan bahwa pelanggaran berulang yang dilakukan AS terhadap kesepakatan sementara menunjukkan bahwa tanda tangan Trump sama sekali tidak memiliki nilai dan kredibilitas.

"Kini setelah musuh Amerika berusaha meningkatkan eskalasi konflik yang menyebabkan kerugian yang lebih besar dan penghinaan yang lebih dalam, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang mulia dan Front Perlawanan telah menyiapkan pelajaran yang tidak akan terlupakan untuk mereka," kata pernyataan resmi dari Ayatollah Mojtaba Khamenei tersebut.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan keras tersebut, sementara keberadaan Ayatollah Khamenei dilaporkan masih dirahasiakan.

Konflik berkepanjangan ini awalnya tersulut ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan ke Iran pada akhir Februari dengan target melumpuhkan program rudal serta jaringan milisi regionalnya.

Akibatnya, pasokan energi global mengalami gangguan hebat, memicu kecemasan inflasi dunia, dan memicu perang perebutan kendali atas koridor strategis Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan

Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:43 WIB

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:15 WIB

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat

Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 08:02 WIB

Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026

Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:34 WIB

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

×