Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:49 WIB
Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG
PT Pindad, yang terkenal sebagai produsen senjata dan alat pertahanan negara, akan memproduksi tabung gas CNG. [Istimewa]
baca 10 detik
  • PT Pindad akan memproduksi tabung gas CNG.
  • Kementerian ESDM menargetkan uji coba tabung CNG kepada masyarakat di kota besar Pulau Jawa mulai Juli 2026.
  • Pengembangan tabung CNG dilakukan guna menekan ketergantungan impor LPG yang membebani devisa negara hingga ratusan triliun rupiah.

Suara.com - PT Pindad (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal sebagai produsen senjata, sebentar lagi akan turun gunung untuk memproduksi tabung gas CNG atau compressed natural gas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pengembangan tabung CNG masih dalam proses uji coba di China. Usai proses tersebut akan dibawa ke Indonesia dan dilakukan kerja sama dengan PT Pindad.

"Masih dilakukan uji coba di China, habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini. Kita akan melakukan dengan Pindad nanti," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta pada Selasa (21/7/2026).

Tantangan utama pengembangan CNG terletak pada spesifikasi tabungnya. Dengan tekanan hingga 20 kali lipat dibanding LPG, CNG memerlukan tabung khusus—terlebih jika nantinya dikemas dalam ukuran 3 kilogram layaknya LPG bersubsidi yang saat ini beredar di masyarakat.

Kementerian ESDM menargetkan proses uji pada tabung akan rampung pada Juli ini. Setelahnya akan dilakukan uji coba kepada masyarakat yang menyasar kota-kota besar, khususnya di Pulau Jawa, seperti Jakarta.

Adapun pengembangan CNG guna menekan ketergantungan terhadap impor LPG. Tercatat setiap tahunnya impor LPG mencapai 8,6 juta ton. Aktivitas impor tersebut tercatat menguras devisa berkisar antara Rp120 triliun hingga Rp150 triliun per tahun, dengan risiko pembengkakan jika harga minyak mentah dunia melonjak.

Ini bukan pertama kalinya Pindad diberi tugas yang agak jauh kaitannya dengan senjata dan alat pertahanan. Sebelumnya Pindad juga pernah ditugaskan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan dan memproduksi becak listrik.

Adapun becak listrik ini, seperti diklaim Pindad dalam akun media sosialnya, sudah diproduksi ribuan unit.

Sementara soal tabung gas CNG, Pindad belum memberikan penjalasan resmi termasuk soal pabrik atau fasilitas produksinya dan berapa kapasitas produksi jika pabrik sudah ada.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:37 WIB

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:25 WIB

Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG

Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:40 WIB

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Terkini

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:35 WIB

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

×