Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 06 Juli 2026 | 18:40 WIB
Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Novian Ardiansyah].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang menguji coba penggunaan tabung CNG tiga kilogram untuk kebutuhan rumah tangga di Jakarta.
  • Pemerintah menargetkan implementasi CNG pada Juli 2026 guna menggantikan LPG serta meningkatkan efisiensi subsidi energi negara.
  • Penggunaan CNG diproyeksikan menghemat subsidi hingga Rp30 triliun karena harga jualnya lebih murah dibandingkan LPG subsidi.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan penggunaan Natural Gas (CNG) sangat berbeda dengan LPG 3 kg. Ia mewanti-wanti masyarakat agar hati-hati menggunakan CNG

Bahlil menyebut bahwa uji coba CNG dalam tabung 3 kilogram sudah masuk tahap ketiga. Jika sudah prosesnya berjalan dengan baik, maka akan segera diimplementasikan. 

"Karena apa? Karena tabung tiga kilogram-nya itu kan tekanannya itu kan sekitar 200 sampai 250 bar. Ini kita harus hati-hati. Nah, kalau sudah uji coba selesai, Insyaallah di bulan Juli ini selesai, baru kemudian kita umumkan ya," kata Bahlil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (6/7/2026). 

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan CNG merupakan solusi konkret. Foto ist
Ilustrasi CNG. Foto ist

Bahlil menjelaskan bahwa harga CNG lebih. Oleh karenanya dikembangkan sebagai substitusi pengganti LPG. Selain itu penggunaan CNG sekaligus ungtuk menghemat subsidi. 

"Yang jelas harganya lebih murah 30 sampai 40 persen daripada LPG. Kalau 30 sampai 40 persen  sekarang subsidi kita berapa? RP 86 triliun sampai Rp 90. Kali rata-rata lah, kalau katakanlah 25 persen, kali 30 persen, berarti kan Rp 27 triliun sampai Rp 30 triliun bisa kita lakukan efisiensi," jelasnya. 

Penggunaan CNG sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sektor transportasi serta sejumlah industri seperti hotel dan restoran telah lebih dulu memanfaatkannya. Kini, CNG mulai dikembangkan untuk sektor rumah tangga guna menekan ketergantungan pada LPG 3 kilogram.

Namun, tantangan utama pengembangan CNG untuk rumah tangga terletak pada ukuran tabungnya yang sangat besar akibat karakteristik tekanan gas yang tinggi.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah melakukan uji coba penggunaan tabung ukuran 3 kilogram agar lebih praktis dan aman untuk kebutuhan dapur masyarakat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:35 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:35 WIB

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:31 WIB

PGN Bidik Gas Metana Batubara Tanjung Enim, Potensi Energi Rp250 Triliun Siap Dioptimalkan

PGN Bidik Gas Metana Batubara Tanjung Enim, Potensi Energi Rp250 Triliun Siap Dioptimalkan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:30 WIB

Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi

Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:22 WIB

TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo

TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:04 WIB

Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor

Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:50 WIB

OJK Mulai Kewalahan Hadapi Modus Penipuan Berkedok AI dan Deepfake

OJK Mulai Kewalahan Hadapi Modus Penipuan Berkedok AI dan Deepfake

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

OJK Pangkas Pembaruan Status SLIK, Akses KPR dan Kredit UMKM Dipercepat

OJK Pangkas Pembaruan Status SLIK, Akses KPR dan Kredit UMKM Dipercepat

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'

Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:10 WIB

×