Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China

Dicky Prastya

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:17 WIB
Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya diancam pengusaha lokal di Jakarta pada Juli 2026 akibat persaingan tidak adil perusahaan baja China.
  • Sebanyak 40 perusahaan baja China menggelapkan pajak menggunakan transaksi tunai dengan potensi kerugian ratusan miliar rupiah.
  • Pemerintah menindak tegas pelaku penyelewengan pajak dan sebagian perusahaan China kini mulai mendatangi Kantor Pajak.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku diancam para pengusaha lokal apabila tidak menyelesaikan masalah penyelewengan pajak yang dilakukan para perusahaan baja asal China.

Menkeu Purbaya menyebutkan kalau dirinya mendapatkan keluhan dari perusahaan baja domestik karena perusahaan China itu menciptakan persaingan yang tidak adil.

"Sehingga sebagian perusahaan baja domestik tadi ngancam saya. Kalau enggak dibetulin, saya akan lakuin juga beroperasi secara gelap seperti perusahaan Cina. Jadi saya pikir saya mesti bereskan itu," katanya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Rabu (22/7/2026).

Bendahara Negara menjelaskan bahwa belakangan ini dirinya sering blusukan ke perusahaan baja China lantaran adanya laporan terkait penyelewengan pajak, baik dari pengusaha lokal maupun Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu.

Modusnya, perusahaan baja China ini melakukan transaksi berbasis tunai (cash based) yang membuat laporan transaksi tidak tercatat penuh. Alhasil mereka bisa lolos dari penagihan, termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

"Jadi dia semuanya sebagian besar perdagangannya cash based. Jadi bayar pajaknya lebih rendah, PPN-nya lebih rendah karena di laporan lebih kecil dibanding yang sesungguhnya," beber dia.

Salah satu perusahaan baja China yang sempat didatangi Purbaya berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Dalam temuannya, ia mendapatkan total ada 40 perusahaan baja China yang melakukan modus serupa.

"Saya nunggu mereka insaf apa enggak, ada 40 perusahaan seperti itu yang kita tahu, dan yang di Pulo Gadung sudah kelihatan tuh potensi pajaknya berapa," imbuhnya.

Purbaya menguraikan kalau perusahaan baja China di Pulo Gadung itu menunggak pajak dengan estimasi Rp 100-500 miliar selama beberapa tahun. Makanya ia mengejar lagi perusahaan baja yang tersisa untuk menghindari banyaknya kerugian negara.

baca juga

"Dan bukan itu saja, dia menciptakan kompetisi tidak fair untuk perusahaan-perusahaan domestik yang bayarnya lebih jujur. Betulan lah. Semuanya bayar PPN segala macam," terang dia.

"Nah ini belum selesai, ini baru satu. Nanti ada beberapa lagi kalau mereka enggak insaf ya kita datangi lagi," ungkapnya lagi.

Setelah diultimatum, Purbaya mengklaim kalau beberapa perusahaan China sudah mendatangi Kantor Pajak. Namun ia akan terus mengecek seberapa akurat besaran pajaknya, mulai dari penggunaan listrik hingga jumlah transaksi impor.

"Dan kita punya ahli khusus auditor, perusahaan-perusahaan yang biasa dengan cara perusahaan-perusahaan China membohongi pemerintah. Jadi sekarang tidak akan bisa lagi terjadi itu," tegas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:27 WIB

Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat

Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:26 WIB

Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN

Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:51 WIB

Isu TNI Jadi 'Penagih Pajak', Apa Tugas Babinsa Menurut UU yang Berlaku

Isu TNI Jadi 'Penagih Pajak', Apa Tugas Babinsa Menurut UU yang Berlaku

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Pengamat Bongkar Benturan Kepentingan di Balik Isu 'Wanita Lain' Febrie Adriansyah

Pengamat Bongkar Benturan Kepentingan di Balik Isu 'Wanita Lain' Febrie Adriansyah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12 WIB

Bocoran Produk Baru Kia yang Siap Diboyong ke GIIAS 2026 dari Mobil Bensin Sampai Mobil Listrik

Bocoran Produk Baru Kia yang Siap Diboyong ke GIIAS 2026 dari Mobil Bensin Sampai Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:10 WIB

Serum Bakuchiol untuk Apa? Ini 4 Rekomendasinya agar Wajah Awet Muda dan Glowing

Serum Bakuchiol untuk Apa? Ini 4 Rekomendasinya agar Wajah Awet Muda dan Glowing

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:10 WIB

Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka

Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:09 WIB

Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS

Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:07 WIB

Sunscreen Tak Cocok di Wajah? Jangan Dibuang, Ini Cara Memanfaatkannya dengan Aman

Sunscreen Tak Cocok di Wajah? Jangan Dibuang, Ini Cara Memanfaatkannya dengan Aman

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:06 WIB

#AksiAsri Operasi Semut:  Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:04 WIB

Baru Dilantik, Sudaryono Langsung Pimpin Rapat Perdana di BGN

Baru Dilantik, Sudaryono Langsung Pimpin Rapat Perdana di BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:02 WIB

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:00 WIB

Cegah Main Mata, Komjak Pasang Mata Awasi Kasus Korupsi Eks Jampidsus

Cegah Main Mata, Komjak Pasang Mata Awasi Kasus Korupsi Eks Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:59 WIB

×