- PT Geoprima Solusi Tbk memperluas pasar regional ke Filipina melalui APV Expo Philippines pada 23-25 Juli 2026.
- Perusahaan di bawah Tjokro Group ini memperkenalkan produk komponen mekanikal guna mendiversifikasi pasar dan mengurangi ketergantungan domestik.
- Langkah transformasi bisnis ini menargetkan segmen otomotif serta industri lain untuk menciptakan pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.
Suara.com - Emiten distributor mesin manufaktur, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mulai menjalankan transformasi bisnisnya setelah resmi menjadi bagian dari Tjokro Group. Salah satu langkah awal yang ditempuh adalah memperluas pasar ke tingkat regional dengan membidik industri komponen mekanikal di Filipina melalui ajang APV Expo Philippines 2026.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mengurangi ketergantungan pada pasar domestik sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di segmen aftermarket yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.
Dalam pameran yang berlangsung di World Trade Center Metro Manila, Pasay City, Filipina, pada 23-25 Juli 2026, GPSO bersama kelompok usaha Tjokro Group melalui Diametral Involute Philippines Inc. memperkenalkan berbagai produk komponen mekanikal suku cadang kepada pelaku industri di kawasan Asia.
"APV Expo bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus menjangkau pelanggan baru di luar segmen original equipment manufacturer (OEM)," ujar Direktur Utama GPSO, Dionysius Tjokro di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
![GPSO mulai melebarkan sayap ke Pasar Asia pasca diakuisisi. [ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/23/79930-gpso-distributor-mesin.jpg)
Melalui transformasi yang tengah dijalankan, GPSO akan melakukan diversifikasi pasar dengan mengembangkan segmen baru di industri perdagangan komponen mekanikal yang terintegrasi dan melayani berbagai sektor industri. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.
Sebagai langkah awal, perusahaan akan menyasar produk-produk otomotif roda dua dan roda empat, kendaraan niaga, truk, hingga industri alat berat. Selain pelanggan OEM, GPSO juga membidik distributor, ritel, serta pelaku usaha di berbagai lini industri di Filipina.
"Kami menargetkan segmen-segmen baru di luar industri otomotif OEM yang dinilai memiliki margin lebih tinggi sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun para pemegang saham," kata Dionysius.
Transformasi tersebut merupakan kelanjutan dari proses akuisisi yang dilakukan PIMSF, bagian dari Tjokro Group, terhadap GPSO pada November 2025. Setelah menjadi pengendali baru, Tjokro Group menyiapkan GPSO sebagai kendaraan utama untuk mentransformasikan bisnis grup di sektor komponen mekanikal dan permesinan.
Ke depan, GPSO diarahkan menjadi pemain utama di industri machining dengan menguasai rantai bisnis dari hulu hingga hilir. Melalui konsolidasi usaha, perusahaan juga berupaya memperkuat struktur permodalan, mengamankan rantai pasok, memperluas pangsa pasar, serta meningkatkan jumlah pelanggan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.