- Badan Pangan Nasional mencatat penurunan harga mayoritas komoditas pangan nasional pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Penurunan harga paling tajam terjadi pada berbagai jenis cabai dan bawang di tingkat nasional secara drastis.
- Harga minyak goreng kemasan dan beras kualitas bawah I mengalami kenaikan berbeda dibandingkan komoditas lainnya.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional menunjukkan pergerakan positif pada Selasa (28/7/2026). Berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan, mayoritas bahan pangan mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya. Namun, kenaikan masih terjadi pada beberapa jenis beras dan minyak goreng kemasan.
Penurunan paling tajam terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai rawit merah turun 25,48 persen atau Rp14.000 menjadi Rp41.100 per kilogram (kg). Sementara cabai merah besar turun 36,07 persen atau Rp17.150 menjadi Rp30.400 per kg.
Harga cabai merah keriting juga turun 26,05 persen atau Rp12.000 menjadi Rp34.050 per kg. Adapun cabai rawit hijau tercatat turun 45,57 persen atau Rp23.950 menjadi Rp28.550 per kg.
Komoditas bumbu dapur lainnya juga menunjukkan tren penurunan. Harga bawang merah ukuran sedang turun 16,08 persen atau Rp6.850 menjadi Rp35.750 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun 11,81 persen atau Rp5.100 menjadi Rp38.100 per kg.
Pada kelompok beras, pergerakan harga tidak seragam. Beras kualitas bawah I naik 2,71 persen atau Rp400 menjadi Rp15.150 per kg. Sebaliknya, beras kualitas bawah II turun 3,42 persen atau Rp500 menjadi Rp14.100 per kg.
Harga beras kualitas medium I turun tipis 0,91 persen atau Rp150 menjadi Rp16.250 per kg. Beras kualitas medium II turun 7,1 persen atau Rp1.150 menjadi Rp15.050 per kg.

Sementara itu, beras kualitas super I turun 3,12 persen atau Rp550 menjadi Rp17.100 per kg dan beras kualitas super II turun 5,83 persen atau Rp1.000 menjadi Rp16.150 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 10,32 persen atau Rp4.000 menjadi Rp34.750 per kg. Daging sapi kualitas I turun 4,78 persen atau Rp7.200 menjadi Rp143.350 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II turun 2,15 persen atau Rp3.050 menjadi Rp138.650 per kg.
Harga telur ayam ras segar juga turun 6,59 persen atau Rp1.950 menjadi Rp27.650 per kg.
Di sisi lain, harga minyak goreng menunjukkan tren berbeda. Minyak goreng curah naik tipis 0,24 persen atau Rp50 menjadi Rp20.600 per kg.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada minyak goreng kemasan bermerek I yang naik 4,55 persen atau Rp1.100 menjadi Rp25.300 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek II juga meningkat 4,7 persen atau Rp1.100 menjadi Rp24.500 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium turun 3,2 persen atau Rp650 menjadi Rp19.650 per kg. Gula pasir lokal juga turun 4,4 persen atau Rp850 menjadi Rp18.250 per kg.