Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak

Achmad Fauzi

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:12 WIB
Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak
PT Adhi Commuter Properti (ACP) kembangkan LRT City Cibubur.
baca 10 detik
  • PT Adhi Commuter Properti Tbk mengalami masalah likuiditas yang menyebabkan proyek LRT City mangkrak dan serah terima unit terlambat.
  • Model bisnis kawasan TOD membutuhkan investasi awal yang sangat besar di tengah kondisi pasar properti yang belum sepenuhnya pulih.
  • Perusahaan menawarkan alternatif relokasi atau pinjam pakai unit serta menjajaki kerja sama strategis untuk menyelesaikan kewajiban kepada konsumen.

Suara.com - Emiten properti, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mengakui memang tengah hadapi masalah soal keuangan dan likuiditas saat-sat ini. Imbasnya, sejumlah proyek LRT City berbasis Transit Oriented Development (TOD) milik anak usaha Adhi Karya mangkrak.

Direktur Portofolio Bisnis & Risiko merangkap Corporate Secretary Adhi Karya, Rozi Sparta mengatakan kondisi itu membuat keterlambatan kewajiban serah terima unit kepada konsumen.

Menurutnya, model bisnis pengembangan kawasan TOD membutuhkan investasi besar sejak tahap awal karena perusahaan harus menyiapkan lahan di sekitar simpul transportasi publik, seperti stasiun Commuter Line, LRT, maupun BRT, sekaligus membangun infrastruktur pendukung sebelum proyek hunian dikembangkan secara bertahap.

"Saat ini, ADCP menghadapi tantangan likuiditas yang berdampak pada penyelesaian proyek. Pipeline business yang berbasis pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), mengharuskan korporasi untuk menyediakan kawasan lahan disekitar area stasiun transportasi umum: Commuter Line, LRT, dan BRT termasuk menyediakan fasilitas infrastruktur pendukung. Sementara itu, pengembangan hunian dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana pengembangan," ujar Rozi seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Rabu (29/7/2026).

LRT City.
LRT City.

Ia menambahkan, kondisi pasar properti yang belum sepenuhnya pulih dalam beberapa tahun terakhir turut memperberat tantangan perusahaan.

"Sehingga berdampak pada penerimaan kas dan kemampuan pendanaan penyelesaian proyek," lanjut Rozi.

Hingga saat ini, ADCP memiliki 13 proyek yang terdiri atas enam proyek yang telah selesai dan beroperasi, meliputi empat apartemen, satu kawasan hunian tapak (landed house), dan satu gedung perkantoran. Sementara tujuh proyek lainnya masih berada dalam tahap pembangunan.

Dari keseluruhan proyek tersebut, ADCP memiliki total 9.839 unit hunian. Sebanyak 5.392 unit telah terjual, namun baru 2.575 unit yang telah diserahterimakan kepada konsumen.

Selain mengembangkan hunian, ADCP juga memperluas sumber pendapatan berulang (recurring income) melalui aset komersial. Perseroan telah menyelesaikan pembangunan gedung perkantoran Office MTH 27 di Jakarta Timur dengan luas 12.546 meter persegi, serta mengoperasikan sejumlah area komersial di kawasan TOD, seperti Cisauk Point, Eastern Green, dan MTH 27.

baca juga

Dalam hal ini, ADCP telah menawarkan sejumlah alternatif penyelesaian selama proses pembangunan berlangsung.

"Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi hak konsumen, ADCP telah menawarkan beberapa alternatif penyelesaian, antara lain relokasi unit maupun skema pinjam pakai sementara pada unit ready stock yang tersedia. Selain itu, ADCP juga sedang menjajaki kerja sama dengan investor dan kontraktor strategis guna mendukung percepatan penyelesaian proyek sehingga kewajiban kepada konsumen dapat dipenuhi secara bertahap," imbuh Rozi.

Meski hadapi persoalan keuangan, perseroan memastikan hingga saat ini tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan

2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:40 WIB

Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%

Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:05 WIB

Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah

Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:53 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×