Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara

M Nurhadi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:20 WIB
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026). (Dok. Bakom RI)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya menjadi mediator damai setelah diminta Presiden Korea Selatan di Seoul.
  • Pengumuman kesiapan misi diplomasi tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
  • Pemerintah Korea Utara secara resmi menolak usulan dialog damai yang dimediasi oleh Indonesia tersebut.

"Wah, saya bilang, saya dengan hormat, dengan rela, kalau Yang Mulia meminta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat," ucap Ketua Umum Partai Gerindra ini menirukan jawabannya kepada Lee Jae Myung.

Menurut Prabowo, permintaan tersebut menjadi bukti konkret bahwa kebijakan politik luar negeri nonblok yang dianut Indonesia diakui oleh dunia internasional.

Sikap netral membuat Indonesia diterima oleh berbagai blok kekuatan global karena dianggap tidak memiliki agenda tersembunyi untuk mencampuri urusan domestik negara lain.

"Itu yang kita pegang teguh," tutur mantan menteri pertahanan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia senantiasa menjaga hubungan baik dengan seluruh kekuatan besar dan negara tetangga, mulai dari Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Jepang, India, Australia, hingga Papua Nugini.

"Kita ada masalah kadang-kadang, ada yang mau separatis. Tapi kita baik sama tetangga kita, sama Papua Nugini kita baik," ucapnya.

Respon Korea Selatan dan Rekam Jejak Mediasi

Pernyataan terbuka Prabowo di Istana Negara langsung mendapatkan respons dari kantor Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung. Pemerintah Seoul menyatakan menyambut baik setiap peran konstruktif dari negara-negara sahabat, tidak terbatas hanya Indonesia, dalam mendorong terciptanya perdamaian dan mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea.

Laporan kantor berita Reuters menyebutkan bahwa rekam jejak politik luar negeri bebas aktif Jakarta memang dinilai sebagai modal diplomasi yang berharga.

baca juga

Kesiapan Prabowo menjadi mediator konflik internasional bukanlah hal baru; sebelumnya pada Maret 2026, Menteri Luar Negeri Sugiono juga pernah mengungkapkan kesediaan Presiden Prabowo untuk menjadi mediator dalam meredakan ketegangan konflik di Iran.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)

Penolakan Resmi dari Korea Utara

Harapan untuk melihat terobosan diplomasi Indonesia di Semenanjung Korea menghadapi kenyataan pahit kurang dari sepekan setelah pengakuan Prabowo. Pada Rabu (5/8/2026), Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun menyampaikan pengumuman resmi bahwa upaya perundingan multilateral dengan Korea Utara sangat sulit direalisasikan dalam kondisi saat ini.

Cho Hyun mengungkapkan bahwa diplomasi Indonesia yang berupaya mengatur ruang dialog antara Seoul dan Pyongyang telah berbenturan dengan dinding penolakan dari pemerintah Korea Utara.

Kebuntuan hubungan yang telah berlangsung lama membuat Pyongyang enggan membuka komunikasi, terlebih setelah Korea Utara mendefinisikan Korea Selatan sebagai "negara bermusuhan" pada tahun 2024.

"Pyongyang menolak usulan Indonesia untuk mengadakan pembicaraan dengan Seoul," kata Cho seperti dikutip dari Reuters.

Cho menambahkan bahwa berbagai tantangan dan isu keamanan terkait Korea Utara tetap menjadi prioritas utama yang akan dibahas lebih lanjut dalam agenda perundingan mendatang bersama Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Rencana Wajib Kebun Tebu untuk Industri Rafinasi Dikritik, Prabowo Diminta Turun Tangan

Rencana Wajib Kebun Tebu untuk Industri Rafinasi Dikritik, Prabowo Diminta Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Wacana Penghapusan Batas Defisit 3 Persen Berhembus Kencang Jelang Nota Keuangan

Wacana Penghapusan Batas Defisit 3 Persen Berhembus Kencang Jelang Nota Keuangan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×