Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Bantar Gebang Ditargetkan Beres 2027, Pemerintah Soroti Nasib 4.000 Pemulung

Rully Fauzi

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Bantar Gebang Ditargetkan Beres 2027, Pemerintah Soroti Nasib 4.000 Pemulung
Inspeksi mendadak Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq ke TPA Bantar Gebang, Jumat (7/8/2026). [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • TPA Bantar Gebang ditargetkan tuntas ditata pada 2027, dengan penutupan area open dumping melalui sistem kontrol landfill.
  • Volume sampah ke Bantar Gebang terus ditekan lewat RDF, pengolahan energi, dan penanganan sampah organik.
  • Nasib sekitar 4.000 pemulung ikut menjadi perhatian, dengan solusi sosial dan kesehatan yang perlu ditangani lintas kementerian.

Dengan luas area yang harus ditangani, total kebutuhan anggaran diperkirakan sekitar Rp150 miliar.

Menurutnya, angka tersebut relatif terjangkau dibandingkan dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan apabila persoalan Bantar Gebang tidak segera diselesaikan.

Hanif menargetkan proses capping tersebut dapat diselesaikan pada 2027.

"Kalau dari perspektif saya, maka untuk capping ini mestinya harus selesai di tahun 2027, karena tidak terlalu mahal," ujarnya.

Selain penanganan landfill, pemerintah juga mengandalkan fasilitas RDF untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Bantar Gebang.

Hanif menyebut kapasitas fasilitas RDF di Jakarta secara keseluruhan hampir mencapai 4.000 ton per hari. Saat ini, operasionalnya baru berada di kisaran 1.000 ton per hari.

Fasilitas RDF tersebut berada antara lain di Rorotan dan Bantar Gebang.

Jika kapasitas pengolahan dapat terus ditingkatkan, volume sampah yang dikirim ke Bantar Gebang diharapkan semakin berkurang.

Pemerintah juga tengah mendorong pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik dalam skala komersial. Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari solusi jangka panjang persoalan sampah Jakarta.

Meski pengurangan sampah dan pengoperasian RDF mulai berjalan, Hanif menilai masih ada persoalan besar yang harus diselesaikan, yakni sampah organik.

Ia menyebut sekitar 40-50 persen karakter sampah Jakarta merupakan sampah organik.

Dengan produksi sampah Jakarta yang mencapai sekitar 8.000-9.000 ton per hari, volume sampah organik yang harus ditangani dapat mencapai sekitar 4.000 ton setiap hari.

Menurut Hanif, volume sebesar itu tidak bisa ditangani hanya dengan metode manual. Jakarta membutuhkan fasilitas pengolahan modern, salah satunya biodigester berskala besar.

"Ini wajib dilakukan Jakarta. RDF sudah jadi, maka penanganan organik menjadi hal yang harus kita susun," katanya.

Pemerintah berharap kombinasi pengurangan sampah dari hulu, RDF, pengolahan sampah menjadi energi, serta pengelolaan sampah organik dapat mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap Bantar Gebang.

Di tengah rencana penataan Bantar Gebang, pemerintah juga menghadapi persoalan sosial yang tidak kalah penting, yakni keberadaan sekitar 4.000 pemulung.

Hanif mengatakan penataan TPA tidak boleh mengabaikan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pemilahan sampah di lokasi tersebut.

"Pemulung harus ke mana, ini harus kita diskusikan," ujarnya.

Menurut Hanif, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendirian. Kementerian Sosial dan Kementerian Ketenagakerjaan dinilai perlu dilibatkan untuk merumuskan solusi bagi para pemulung.

Ia juga menyoroti aspek kesehatan karena para pemulung setiap hari berada di lingkungan dengan potensi risiko kesehatan yang tinggi.

Pemerintah pusat melalui Kemenko Pangan akan mengawal langkah Pemprov Jakarta dalam menjalankan roadmap penanganan sampah.

Hanif berharap seluruh persoalan, mulai dari pengurangan sampah, pengelolaan landfill, pengembangan fasilitas pengolahan, hingga masa depan pemulung, dapat diselesaikan secara terpadu.

Bantar Gebang menjadi salah satu titik penting dalam agenda tersebut.

Pemerintah menilai keberhasilan Jakarta menyelesaikan persoalan sampah dapat menjadi contoh sekaligus mendorong perbaikan tata kelola sampah secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Anak Nasional 2026, Menilik Perjuangan Sehat 350 Anak di Jantung Bantar Gebang

Hari Anak Nasional 2026, Menilik Perjuangan Sehat 350 Anak di Jantung Bantar Gebang

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:05 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:59 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu

Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:44 WIB

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:30 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Anggota Komisi XII DPR Desak Reformasi Pengelolaan Sampah Usai Tragedi Longsor di Bantar Gebang

Anggota Komisi XII DPR Desak Reformasi Pengelolaan Sampah Usai Tragedi Longsor di Bantar Gebang

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:01 WIB

Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang

Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 18:54 WIB

Terkini

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×