Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Dicky Prastya

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:29 WIB
Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (5/8/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada triwulan II 2026.
  • Pertumbuhan ekonomi nasional tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi kuat, serta belanja pemerintah yang ekspansif.
  • Perbaikan pasar kerja dan penurunan tingkat kemiskinan turut menyertai pencapaian positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut.

Kinerja ekspor-impor

Ekspor barang dan jasa pada triwulan II 2026 tumbuh 4,13 persen (yoy), didorong oleh kinerja ekspor barang yang meningkat 3,9 persen (yoy), terutama ekspor produk CPO, batubara, dan produk hilirisasi bernilai tambah seperti nikel, tembaga, dan aluminium.

Sementara itu, impor barang dan jasa riil tumbuh 8,82 persen (yoy) terutama didorong oleh meningkatnya impor bahan baku, konsumsi, dan barang modal untuk menopang permintaan domestik. Impor barang riil tumbuh 10,3 persen, mencerminkan terjaganya kebutuhan industri dalam negeri.

Sektor pendorong ekonomi

Dari sisi produksi, sumber pertumbuhan ekonomi relatif terdiversifikasi dengan dukungan pertumbuhan tinggi dari sektor Perdagangan, Konstruksi, serta Informasi dan Komunikasi.

Sektor Perdagangan tumbuh 6,39 persen (yoy), didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan penjualan kendaraan bermotor. Hal ini tercermin dari tingkat penjualan mobil dan sepeda motor yang tumbuh masing-masing sebesar 32,94 persen (yoy) dan 6,62 persen (yoy).

Sektor Konstruksi tumbuh 6,68 persen (yoy), didorong peningkatan realisasi belanja modal pemerintah dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur. Selanjutnya, Sektor Informasi dan Komunikasi tumbuh 6,97 persen (yoy), sejalan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan pembayaran digital, serta peningkatan kapasitas data center.

Sektor Industri Pengolahan tetap menjadi kontributor tertinggi dengan kinerja relatif stabil sebesar 4,52 persen (yoy). Kinerja Industri Pengolahan Nonmigas tumbuh 5,32 persen (yoy), ditopang oleh Industri Makanan dan Minuman, serta Industri Barang Logam dan Elektronik.

Kinerja Industri Makanan dan Minuman tumbuh 6,51 persen (yoy) seiring kuatnya konsumsi rumah tangga, meningkatnya aktivitas sektor jasa, dan kebutuhan pasokan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kinerja Industri Barang Logam dan Elektronik tumbuh kuat 8,04 persen (yoy), didukung peningkatan permintaan ekspor untuk produk elektronik, baterai, dan peralatan listrik. Di sisi lain, kinerja Industri Pengolahan Migas termoderasi sejalan dengan terkontraksinya kinerja sektor Pertambangan.

Sementara itu, sektor terkait mobilitas dan pariwisata, seperti Transportasi dan Pergudangan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga mampu tumbuh tinggi.

baca juga

Sektor Transportasi dan Pergudangan tumbuh sebesar 5,65 persen (yoy), seiring peningkatan mobilitas masyarakat yang didukung oleh kebijakan stimulus pada periode liburan.

Selaras dengan hal tersebut, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga tumbuh double digit sebesar 10,60 persen (yoy) didorong peningkatan aktivitas pariwisata serta kenaikan permintaan terkait program MBG.

Pelaksanaan program tersebut juga mendorong kinerja sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh positif sebesar 3,80 persen (yoy). Peningkatan permintaan domestik untuk pelaksanaan Program MBG tercermin dari kinerja subsektor Peternakan dan Perikanan yang masing-masing tumbuh sebesar 11,57 persen (yoy) dan 6,86 persen (yoy).

Ekonomi didominasi Pulau Jawa

Secara spasial, kontribusi pertumbuhan ekonomi masih didominasi oleh Pulau Jawa dengan pangsa 56,47%. Meski demikian, pertumbuhan tertinggi justru tercatat di Bali dan Nusa Tenggara, mencapai 6,10%, ditopang oleh sektor pertambangan.

Pulau Jawa sendiri tumbuh solid sebesar 5,65%, didukung penguatan sektor industri pengolahan dan perdagangan. Kalimantan dan Sumatra juga mencatat kinerja yang stabil, masing-masing 4,10% dan 5,06%, ditopang oleh aktivitas perdagangan dan manufaktur.

Di sisi lain, moderasi sektor pertambangan menekan pertumbuhan Maluku–Papua ke level 1,36%. Secara keseluruhan, capaian ini menegaskan bahwa seluruh wilayah tetap berada dalam tren ekspansif, meski dengan dinamika yang berbeda-beda sesuai karakteristik ekonominya masing-masing.

Tenaga kerja naik

Jumlah penduduk bekerja pada Mei 2026 mencapai 148,19 juta orang, bertambah 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka menurun dari 4,68 persen pada Februari 2026 menjadi 4,65 persen pada Mei 2026, menunjukkan perbaikan kondisi pasar kerja di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi.

Perbaikan kondisi pasar kerja tersebut turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan pada Maret 2026 menurun menjadi 8,07 persen dari 8,25 persen pada September 2025, sehingga jumlah penduduk miskin berkurang dari 23,36 juta orang menjadi 22,93 juta orang.

"Ke depan, Pemerintah akan terus memperkuat penciptaan lapangan kerja, menjaga daya beli masyarakat, serta meningkatkan kualitas pertumbuhan agar manfaat pembangunan semakin inklusif dan dirasakan secara lebih merata," jelas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Teropong Pendidikan Kita: Membaca Wajah Pendidikan Indonesia 2006-2007

Teropong Pendidikan Kita: Membaca Wajah Pendidikan Indonesia 2006-2007

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bos Persija Akui Dekati Justin Hubner, Keputusan Shin Tae-yong Jadi Kunci

Bos Persija Akui Dekati Justin Hubner, Keputusan Shin Tae-yong Jadi Kunci

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Inovasi Bisnis Kreatif Isuzu Traga Putri Salon Studio Hadir di GIIAS 2026

Inovasi Bisnis Kreatif Isuzu Traga Putri Salon Studio Hadir di GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Menjerit Harga Pakan Meroket! Ribuan Peternak di Sulsel Terancam Gulung Tikar

Menjerit Harga Pakan Meroket! Ribuan Peternak di Sulsel Terancam Gulung Tikar

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Prapanca Murka Pemain Persija Dituding Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Prapanca Murka Pemain Persija Dituding Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Bagaimana Cara Akurat Mengetahui Weton Tulang Wangi Seseorang?

Bagaimana Cara Akurat Mengetahui Weton Tulang Wangi Seseorang?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri

Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Pengalaman Baru Menjelajahi Destinasi Impian Bersama JETOUR Indonesia di GIIAS 2026

Pengalaman Baru Menjelajahi Destinasi Impian Bersama JETOUR Indonesia di GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:18 WIB

ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Dapat Fatwa Syariah dan Bidik Investor Ritel

ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Dapat Fatwa Syariah dan Bidik Investor Ritel

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:16 WIB

×