- Utang AS tembus Rp708 kuadriliun, naik dua kali lipat dalam 10 tahun.
- Utang AS setara Rp2,07 miliar untuk setiap warga Amerika.
- Beban utang AS sudah 123% dari PDB, melampaui ekonomi lima negara besar.
Dengan kata lain, apabila seluruh emas yang pernah ditambang manusia dijual sekaligus, nilainya masih belum cukup untuk membayar seluruh utang pemerintah AS.
Dari sisi pasar saham, perusahaan dengan kapitalisasi terbesar dunia, Nvidia, memiliki nilai sekitar Rp92,06 kuadriliun.
Untuk menyamai utang nasional AS, dibutuhkan lebih dari tujuh perusahaan seukuran Nvidia.
Sementara itu, 11 perusahaan dengan nilai terbesar dalam indeks S&P 500 memiliki kapitalisasi gabungan sekitar Rp495,74 kuadriliun. Nilai tersebut pun masih sekitar Rp212,46 kuadriliun di bawah total utang pemerintah AS.
Bahkan proyek sebesar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terlihat kecil jika dibandingkan dengan beban utang tersebut. Dengan estimasi biaya pembangunan ISS sekitar Rp2,071 triliun, dibutuhkan sekitar 340 ISS untuk menyamai utang nasional AS.
Masalah terbesar bukan hanya nominal utangnya, tetapi perbandingannya dengan kemampuan ekonomi AS.
Produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal II 2026 tercatat lebih dari Rp566,5 kuadriliun. Artinya, utang pemerintah AS yang mencapai Rp708,2 kuadriliun telah melampaui nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi perekonomian AS dalam setahun.
Rasio utang terhadap PDB AS kini berada di sekitar 123%, mendekati level tertinggi dalam sejarah. Rasio tersebut pertama kali menembus 100% pada 2012.
Kondisi ini menempatkan AS dalam kelompok negara dengan rasio utang terhadap PDB tertinggi di dunia. Berdasarkan data IMF, sejumlah negara seperti Jepang, Singapura, Sudan, Bahrain, Italia, Yunani, Senegal, dan Maladewa memiliki rasio lebih tinggi.
Skala utang AS juga semakin terlihat ketika dibandingkan dengan ekonomi negara-negara besar lainnya.
Gabungan PDB China, Jerman, Jepang, Inggris, dan India diperkirakan mencapai sekitar Rp655,08 kuadriliun. Nilai tersebut masih lebih kecil daripada utang nasional AS.
Dengan demikian, secara nominal, utang pemerintah AS bahkan lebih besar daripada gabungan nilai ekonomi lima negara besar tersebut.
Beban utang rumah tangga Amerika juga sangat besar. Data Federal Reserve Bank of New York menunjukkan total utang rumah tangga AS mencapai hampir Rp336,39 kuadriliun pada kuartal II 2026.
Namun, angka tersebut masih hanya sekitar separuh dari utang pemerintah federal.
Utang kartu kredit bahkan jauh lebih kecil. Total saldo kartu kredit masyarakat AS mencapai sekitar Rp22,31 kuadriliun. Dengan demikian, utang nasional AS hampir 32 kali lipat dari seluruh utang kartu kredit masyarakat Amerika.
Perbandingan terakhir datang dari sektor dana pensiun.
Investment Company Institute mencatat total aset pensiun AS mencapai sekitar Rp842,75 kuadriliun pada kuartal I 2026.
Utang nasional sebesar Rp708,2 kuadriliun berarti setara dengan hampir 85% dari seluruh aset pensiun Amerika.
Esther Nadya