Purbaya Umumkan APBN Jawa Barat Surplus Rp 22,02 Triliun

Dicky Prastya

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:16 WIB
Purbaya Umumkan APBN Jawa Barat Surplus Rp 22,02 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya melaporkan APBN Jawa Barat per 31 Juli 2026 mencatat surplus regional sebesar Rp22,02 triliun.
  • Pendapatan negara mencapai Rp85,61 triliun, sementara realisasi belanja negara di wilayah tersebut mencapai Rp63,59 triliun.
  • APBN mendanai berbagai program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis yang menjangkau 14,6 juta penerima manfaat di Jawa Barat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan soal perkembangan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Jawa Barat hingga akhir Juli 2026. 

Berdasarkan laporan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb Jawa Barat) Kementerian Keuangan, pelaksanaan APBN hingga 31 Juli 2026 menunjukkan kinerja positif dengan surplus regional sebesar Rp 22,02 triliun. 

Surplus tersebut ditopang oleh pendapatan negara yang telah mencapai Rp 85,61 triliun atau 45,41 persen dari target. Sementara itu, belanja negara telah terealisasi Rp63,59 triliun atau 57,02 persen dari pagu. 

Ia pun meminta agar APBN yang dikeluarkan Pemerintah harus bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Setiap rupiah APBN harus terus bekerja, bukan hanya tercatat sebagai angka realisasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya, dikutip dari siaran pers, Rabu (26/8/2026).

Lebih rinci, pendapatan negara tersebut tumbuh 6,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Dari sisi perpajakan, penerimaan hingga akhir Juli 2026 mencapai Rp 81,30 triliun atau tumbuh 7,35 persen secara tahunan. Penerimaan tersebut terdiri atas penerimaan pajak sebesar Rp 63,84 triliun yang tumbuh 10,41 persen, serta penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp17,46 triliun. 

Industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar penerimaan pajak Jawa Barat, dengan kontribusi Rp30,60 triliun atau 47,93 persen dari total penerimaan pajak. 

Kinerja tersebut mencerminkan peran penting sektor industri dalam menopang aktivitas ekonomi sekaligus penerimaan negara di Jawa Barat.

baca juga

Dari sisi belanja, realisasi APBN hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp 63,59 triliun. Meskipun secara tahunan belanja negara mengalami kontraksi 1,45 persen, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) justru tumbuh 28,86 persen dengan realisasi Rp 26,61 triliun atau 53,53 persen dari pagu. 

Pertumbuhan belanja K/L terutama terlihat pada belanja modal yang mencapai Rp 3,11 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 115,37 persen dibandingkan Juli 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya akselerasi belanja yang mendukung pembangunan dan penyediaan layanan publik. 

Sementara itu, Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa telah terealisasi sebesar Rp 36,98 triliun atau 59,82 persen dari pagu. Dari jumlah tersebut, penyaluran TKD mencapai Rp 35,46 triliun, sedangkan Dana Desa telah mencapai Rp 1,52 triliun hingga akhir Juli 2026. 

Menkeu juga memastikan APBN tidak berhenti pada angka-angka realisasi, tetapi harus  diterjemahkan menjadi aktivitas ekonomi dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Dukungan tersebut antara lain diberikan melalui pembiayaan sektor usaha.
 
“Kita ingin memastikan APBN di Jawa Barat tidak berhenti pada laporan penyerapan  anggaran, tetapi hadir dalam bentuk aktivitas ekonomi, dukungan usaha, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas dia.

Dukungan fiskal juga diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan berbagai program  prioritas pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) misalnya, telah dilaksanakan di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat melalui 6.794 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan telah menjangkau 14.680.810 penerima manfaat. 

Selain itu, APBN turut mendukung berbagai program strategis lainnya, antara lain Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, program ketahanan pangan dan energi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (Umi). 

Hingga Juli 2026, penyaluran KUR di Jawa Barat mencapai Rp23,24 triliun kepada 357,3 ribu debitur. Sementara itu, UMi telah disalurkan sebesar Rp1,31 triliun kepada 226,4 ribu debitur.

Di tengah dinamika perekonomian global, kondisi ekonomi Jawa Barat juga  menunjukkan ketahanan yang kuat. Pada triwulan II 2026, ekonomi Jawa Barat tumbuh 5,73 persen secara tahunan dan 2,25 persen secara kuartalan. 

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan yang menjadi salah satu kontributor utama perekonomian Jawa Barat. 

Di samping itu, stabilitas harga juga tetap terjaga. Inflasi Jawa Barat pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,72 persen secara tahunan. Neraca perdagangan Jawa Barat periode Januari-Juli 2026 mencatat surplus sebesar USD13,79 miliar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Purbaya Siapkan Anggaran Penanganan Karhutla Kalimantan, Minta BNPB Tak Mark Up Dana

Purbaya Siapkan Anggaran Penanganan Karhutla Kalimantan, Minta BNPB Tak Mark Up Dana

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Terkini

Optimalkan Layanan Transportasi Publik, Tiga Rute Mikrotrans Dirombak per 17 Oktober 2026

Optimalkan Layanan Transportasi Publik, Tiga Rute Mikrotrans Dirombak per 17 Oktober 2026

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:51 WIB

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem

Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:30 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:28 WIB

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Batam | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:16 WIB

MaxDecal Luncurkan Teknologi Wrap Terbaru di IMX 2026 Tampilkan Honda NSX Silver

MaxDecal Luncurkan Teknologi Wrap Terbaru di IMX 2026 Tampilkan Honda NSX Silver

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×