Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu makan bergizi gratis. (Suara.com)
baca 10 detik
  • 249 kepala SPPG dipecat karena tidak disiplin dan tak hadir.
  • 455 dapur MBG ditutup karena belum memenuhi standar SLHS.
  • 2.700 dapur siap dibuka untuk memperluas MBG ke wilayah 3T.

Suara.com - Pemerintah memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut ditandai dengan pemberhentian ratusan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga penutupan ratusan dapur yang dinilai belum memenuhi standar keamanan dan administrasi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan sebanyak 66 kepala SPPG kembali diberhentikan dalam satu bulan terakhir karena dinilai tidak disiplin dan tidak hadir di kantor.

Jumlah tersebut menambah daftar 183 kepala SPPG yang sebelumnya telah diberhentikan. Dengan demikian, total kepala SPPG yang terkena pemberhentian mencapai sekitar 249 orang.

"66 (orang) yang baru sebulan ini (diberhentikan), manajemen baru, baru sebulan. Sebelumnya 183, kemudian 66 yang tidak disiplin. SPPG tidak disiplin ya, tidak datang ke kantor," kata Zulhas dalam rapat koordinasi MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Menurut Zulhas, kepala SPPG merupakan posisi penting karena bertanggung jawab terhadap pengawasan makanan sebelum disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

"Jadi ini tegas, sudah 183 plus 66 (orang) yang dipecat. Karena kalau SPPG yang bertanggung jawab, pengawas makanan tidak ada di tempat, itu bahaya sekali," ujarnya.

Zulhas menegaskan kepala SPPG yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas dan hadir di tempat kerja. Ketidakdisiplinan menjadi salah satu alasan pemerintah mengambil tindakan tegas.

Penertiban tidak hanya menyasar pengelola SPPG. Pemerintah juga menghentikan operasional ratusan dapur MBG yang belum memenuhi standar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan sebanyak 455 dapur MBG ditutup karena belum memenuhi standar tersebut.

baca juga

Angka itu merupakan hasil penyisiran terbaru BGN. Sebelumnya, BGN sempat menyampaikan terdapat 504 dapur yang tidak memenuhi persyaratan SLHS. Namun, sebagian dapur kemudian melengkapi persyaratan sehingga jumlah yang akhirnya ditutup menjadi 455 dapur.

"Memang ke media kemarin saya sempat sampaikan 504 (dapur), tapi ternyata setelah kami umumkan 504, itu ada yang kemudian memenuhi syarat SLHS, tentu berkurang," kata Sudaryono.

"Jadi, yang tepatnya adalah 455 (dapur) yang ditutup karena tidak memenuhi standar SLHS itu," lanjutnya.

BGN juga melakukan penertiban terhadap seluruh dapur yang tercatat menjalankan program MBG.

Dari total 27.485 dapur yang tercatat beroperasi, sebanyak 27.022 dapur telah ditetapkan melalui Surat Ketetapan Sementara. Sementara itu, 463 dapur masih ditangguhkan selama 10 hari untuk melengkapi data.

Data yang diminta antara lain profil dapur, foto kondisi dapur, hingga informasi sekolah dan penerima manfaat yang mendapatkan layanan.

"Menurut catatan yang beroperasi kan 27.485 (dapur). Itu kemudian kami sisir, kami profiling dapurnya dan juga kami cek penerima manfaatnya," ujar Sudaryono.

Di tengah penutupan dan penertiban dapur yang bermasalah, pemerintah justru bersiap memperluas cakupan MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sudaryono menyebut terdapat sekitar 2.700 dapur yang telah siap beroperasi di wilayah tersebut.

Dapur-dapur tersebut akan diprioritaskan untuk wilayah seperti Papua, Maluku, dan Maluku Utara.

"Ada sekitar 2.700 (dapur) yang siap, artinya dapurnya sudah jadi. Dari 2.700 itu kemudian yang kami pilah di daerah yang tadi, Papua, seluruh Pulau Papua, Maluku, Maluku Utara," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran MBG Dipotong Rp27,8 Triliun, Bayaran Dapur SPPG Ikut Disunat

Anggaran MBG Dipotong Rp27,8 Triliun, Bayaran Dapur SPPG Ikut Disunat

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Zulhas Ubah Aturan MBG: Kepala SPPG Wajib Nongkrong di Dapur Mulai Jam 2 Pagi

Zulhas Ubah Aturan MBG: Kepala SPPG Wajib Nongkrong di Dapur Mulai Jam 2 Pagi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:17 WIB

463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI

463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Terkini

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:31 WIB

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Surakarta | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang

Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang

Kalbar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung

Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli

Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×