Diminta Fokus Bisnis Konstruksi, Waskita Karya Bubarkan Waskita Bali Mandara

Achmad Fauzi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:57 WIB
Diminta Fokus Bisnis Konstruksi, Waskita Karya Bubarkan Waskita Bali Mandara
Waskita Karya membubarkan anak usaha yang sudah tidak berbisnis. (Dok: Waskita Karya)
baca 10 detik
  • PT Waskita Karya membubarkan anak usahanya, PT Waskita Bali Mandara, melalui RUPSLB pada 26 Agustus 2026.
  • Pembubaran dilakukan karena perusahaan tersebut berstatus tidak aktif serta menindaklanjuti instruksi dari Danantara Indonesia.
  • Langkah restrukturisasi ini bertujuan memperkuat fokus Waskita Karya untuk kembali menjalankan bisnis sebagai kontraktor murni.

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merombak struktur bisnis setelah diminta Danantara Indonesia untuk kembali ke bisnis kontruksi.

Salah satunya, Waskita Karya membubarkan dan melikuidasi salah satu anak usaha yang berstatus dormant, PT Waskita Bali Mandara (WBM).

Pembubaran dan likuidasi WBM telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Agustus 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, sejak tanggal tersebut status badan hukum WBM berubah menjadi 'Dalam Likuidasi'. Seluruh surat-menyurat dan dokumen resmi WBM juga wajib mencantumkan status tersebut.

Jalan Tol Bali Mandara di Bali [djkn.kemenkeu.go.id]
Jalan Tol Bali Mandara di Bali [djkn.kemenkeu.go.id]

Dalam proses likuidasi, perseroan menunjuk Allan May Nasution yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur WBM sebagai likuidator.

Saat ini, proses untuk memperoleh Surat Pemberitahuan Pembubaran Perseroan Terbatas WBM masih berlangsung di Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Kantor Notaris Zulkifli Harahap, S.H.

Plt Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan pembubaran WBM berkaitan dengan status perusahaan yang sudah tidak menjalankan kegiatan usaha atau dormant.

"Pembubaran dan Likuidasi ini dilakukan sehubungan dengan status perusahaan (WBM) yang bersifat dormant serta adanya arahan/instruksi dari PT Danantara Aset Management berdasarkan surat No. SR.039/DI-DAM/DO/2026 tanggal 2 Maret 2026 yang mana WBM tercantum eksplisit sebagai entitas dormant yang wajib dilakukan penatausahaan pada tahun 2026 ini," ujar Shastia seperti dikutip, Kamis (27/8/2026).

WBM sendiri merupakan anak perusahaan PT Waskita Toll Road (WTR). Sementara WTR merupakan anak perusahaan Waskita Karya dengan kepemilikan sebesar 92,53 persen. Adapun WTR memiliki 75 persen saham WBM. 

baca juga

Pembubaran WBM menjadi bagian dari langkah Waskita dalam merestrukturisasi dan mentransformasi bisnis perseroan. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat fokus Waskita pada bisnis inti sebagai kontraktor murni.

"Aksi korporasi ini menjadi bagian penting dari strategi restrukturisasi dan transformasi bisnis Perseroan serta semakin memperkuat strategi Perseroan untuk kembali ke bisnis inti atau core business sebagai kontraktor murni," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja

Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Perannya Berbeda, DSI Tak Mau Ikut Campur Bursa Mineral dan Komoditas

Perannya Berbeda, DSI Tak Mau Ikut Campur Bursa Mineral dan Komoditas

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Terkini

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

×