- Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo menyatakan perusahaan menggelar kegiatan Di Antara Doa di Masjid Jami Bintaro Jaya pada Sabtu 29 Agustus 2026.
- Acara dalam rangka Milad ke-22 yang dihadiri 1500 peserta tersebut menyampaikan pesan kampanye GenHajj serta program ZISWAF bersama CT ARSA Foundation.
- Pendekatan berbasis komunitas ini ditargetkan mampu meningkatkan jumlah nasabah baru simpanan dana masyarakat serta penggunaan layanan digital Bank Mega Syariah.
Suara.com - Berkembangan gaya hidup syariah atau halal lifestyle yang semakin diminati masyarakat, mendorong perbankan syariah mengubah cara dalam membangun kedekatan dengan nasabah.
Tidak hanya melalui promosi, perbankan syariah kini mulai memperkuat kehadiran secara langsung di tengah komunitas.
Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, mengatakan, pertumbuhan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian kinerja, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Bagi kami, pertumbuhan tidak berhenti pada pencapaian angka-angka kinerja," katanya.
Menurut dia, pertumbuhan juga harus mampu diterjemahkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
"Melalui ‘Di Antara Doa’, kami ingin menghadirkan ruang yang relevan bagi masyarakat untuk mendapatkan penguatan spiritual sekaligus perspektif yang lebih utuh dalam memaknai doa, ikhtiar, proses, dan hasil dalam kehidupan,” ujar Yuwono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
![Ilustrasi perbankan syariah. [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/03/68736-ilustrasi-perbankan-syariah.jpg)
Selain penguatan spiritual dan kesehatan mental, kegiatan tersebut turut membawa pesan mengenai pentingnya mempersiapkan tujuan hidup melalui ikhtiar terbaik.
Pesan ini sejalan dengan kampanye GenHajj (Generasi Haji) yang diusung Bank Mega Syariah dengan slogan “Haji Mudah untuk Semua Generasi”.
Melalui kampanye tersebut, Bank Mega Syariah mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan niat ke Baitullah sejak dini melalui perencanaan keuangan yang matang.
Kampanye GenHajj didukung Tabungan Haji iB Bank Mega Syariah yang diperuntukkan bagi nasabah dewasa maupun anak-anak. Produk tersebut memiliki setoran awal ringan dan bebas biaya administrasi bulanan.
Selain itu, sistem tabungan tersebut telah terhubung secara daring dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama untuk mempermudah proses pendaftaran porsi haji.
Penguatan ekosistem haji tersebut sejalan dengan kinerja Tabungan Haji Bank Mega Syariah yang menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, posisi Tabungan Haji tercatat lebih dari Rp336 miliar, tumbuh sekitar 5,1 persen dibandingkan posisi akhir 2025.
Di sisi lain, Bank Mega Syariah bersama CT ARSA Foundation juga menghadirkan program MeSya Berbagi Berkah.
Program ini mengajak nasabah mengombinasikan kebiasaan menabung atau berinvestasi dengan berbagi melalui ZISWAF, yakni zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Melalui program tersebut, Bank Mega Syariah mengajak nasabah untuk terus berbagi kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Yuwono mengatakan, pendekatan berbasis komunitas ke depan diharapkan dapat memperluas jumlah nasabah baru sekaligus mendorong pertumbuhan simpanan dana masyarakat dan penggunaan layanan digital Bank Mega Syariah.
![Ilustrasi haji dan umrah [unsplash/Tasnim Umar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/07/97488-ilustrasi-haji-dan-umrah.jpg)
“Ke depan, pendekatan berbasis komunitas ini diharapkan dapat terus menambah jumlah nasabah baru. Strategi ini juga ditargetkan mampu meningkatkan simpanan dana masyarakat serta penggunaan aplikasi digital Bank Mega Syariah secara berkelanjutan,” pungkas Yuwono.
Sementara itu, Bank Mega Syariah (BMS) melakukan berbagai kegiatan berbasis komunitas. Salah satunya lewat kegiatan “Di Antara Doa” yang digelar di Masjid Jami Bintaro Jaya Sektor 1, Sabtu (29/8).
Mengangkat tema “Allah Menilai Proses, Bukan Hanya Hasil”, kegiatan tersebut menghadirkan kajian, diskusi, serta perspektif mengenai kesehatan mental. Acara ini mendapat antusiasme masyarakat dengan dihadiri sekitar 1.500 peserta.
Program “Di Antara Doa Vol. 1” tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-22 Bank Mega Syariah. Kegiatan menghadirkan materi dari perspektif spiritual bersama Ustaz Fatih Karim dan Ustaz Jojo Ali Yusuf serta edukasi mengenai pengelolaan kesehatan mental bersama Muslim Mental Health Educator Silmy Risman.
Kegiatan “Di Antara Doa” selanjutnya direncanakan digelar secara rutin di berbagai masjid dengan menghadirkan sejumlah ustaz dan narasumber yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.