Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%

Achmad Fauzi

Jum'at, 04 September 2026 | 14:44 WIB
Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%
CFX10 [SUARA.COM/Hdi]
baca 10 detik
  • Indeks CFX10 di Indonesia turun 23,30 persen dari level 872,67 menjadi 702,71 sepanjang Juni 2026.
  • Volume perdagangan pasar spot Indonesia pada Juni 2026 turun enam persen menjadi Rp21,4 triliun.
  • Volume perdagangan pasar derivatif Indonesia pada Juni 2026 turun empat persen menjadi Rp4,44 triliun.

Suara.com - Pasar aset kripto Indonesia berada dalam tekanan sepanjang Juni 2026. Kondisi tersebut tercermin dari pergerakan Indeks CFX10 yang mengalami penurunan cukup dalam selama satu bulan.

Dikutip dalam CFX Newsletter Edisi Juni, Jumat (4/9/2026), Indeks CFX10 berada di level 872,67 pada 1 Juni 2026. Namun, hingga akhir bulan, indeks tersebut turun 23,30 persen menjadi 702,71 pada 30 Juni 2026.

Sejalan dengan penurunan harga, aktivitas perdagangan di pasar aset kripto Indonesia juga ikut melambat.

Volume perdagangan pasar spot pada Juni 2026 tercatat sebesar Rp21,4 triliun, turun 6 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp22,6 triliun.

Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
Ilustrasi aset kripto(Photo by Traxer on Unsplash)

Jika dilihat dari beberapa bulan sebelumnya, volume perdagangan pasar spot tercatat Rp22,9 triliun pada April dan Rp22,2 triliun pada Maret.

Secara kumulatif, volume perdagangan pasar spot sepanjang enam bulan pertama 2026 mencapai Rp142,7 triliun. Angka tersebut turun 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp227 triliun.

Meski volume perdagangan menurun, pasar spot masih mencatat aktivitas transaksi yang cukup tinggi. Frekuensi transaksi sepanjang Juni mencapai 13,5 juta transaksi dengan rata-rata nilai transaksi sekitar Rp1,6 juta.

Dari komposisi perdagangan, transaksi beli atau buy mendominasi dengan porsi 53,3 persen. Sementara transaksi jual atau sell tercatat sebesar 46,7 persen.

Pasar Derivatif Ikut Melemah

baca juga

Tekanan pasar juga terlihat pada perdagangan aset kripto di pasar derivatif.

Pada Juni 2026, volume perdagangan pasar derivatif tercatat Rp4,44 triliun, turun 4 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp4,61 triliun.

Sebagai perbandingan, volume perdagangan derivatif pada April tercatat Rp4,44 triliun, sedangkan pada Maret mencapai Rp4,36 triliun.

Secara kumulatif, volume perdagangan pasar derivatif hingga Juni 2026 mencapai Rp26 triliun.

Dari komposisi transaksinya, aktivitas buy kembali lebih dominan dengan porsi 53,9 persen. Sementara transaksi sell berada di level 46,1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:59 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto Miliknya Tembus Rp366 Triliun per Agustus 2026

OKX Catat Cadangan Kripto Miliknya Tembus Rp366 Triliun per Agustus 2026

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 11:51 WIB

Kegiatan Izin YWWSDC dan RTHAE Dicabut, Diduga Tawarkan Investasi Kripto Ilegal

Kegiatan Izin YWWSDC dan RTHAE Dicabut, Diduga Tawarkan Investasi Kripto Ilegal

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:18 WIB

Terkini

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:45 WIB

Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%

Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 14:44 WIB

Trailer Utama dan Jadwal Rilis The World's Finest Assassin S2 Terungkap

Trailer Utama dan Jadwal Rilis The World's Finest Assassin S2 Terungkap

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:42 WIB

Target Jadi Sentra Susu Nasional, Pemprov Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan Terbaru

Target Jadi Sentra Susu Nasional, Pemprov Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan Terbaru

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 14:33 WIB

Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan

Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 14:32 WIB

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 14:30 WIB

This Is Orange, Mengenal Lebih Dalam Sejarah Warna Oranye Lewat Ilustrasi

This Is Orange, Mengenal Lebih Dalam Sejarah Warna Oranye Lewat Ilustrasi

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:30 WIB

Customer Day 2026, Cara Epson Perkuat Komitmen terhadap Para Pelanggan

Customer Day 2026, Cara Epson Perkuat Komitmen terhadap Para Pelanggan

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 14:29 WIB

Wawancara Eksklusif Idgitaf: Belajar Mencintai, Meski Hujan Belum Reda

Wawancara Eksklusif Idgitaf: Belajar Mencintai, Meski Hujan Belum Reda

Entertainment | Jum'at, 04 September 2026 | 14:27 WIB

Pabrik Subang Beroperasi BYD Pastikan Tidak Ada Lagi Mobil Impor CBU

Pabrik Subang Beroperasi BYD Pastikan Tidak Ada Lagi Mobil Impor CBU

Otomotif | Jum'at, 04 September 2026 | 14:22 WIB

×