6 Bandara Termasuk Soetta Masih Ditutup untuk Penerbangan

Achmad Fauzi

Senin, 07 September 2026 | 08:31 WIB
6 Bandara Termasuk Soetta Masih Ditutup untuk Penerbangan
Ilustrasi penumpang Bandara Soekarno-Hatta [Antara/Muhammad Iqbal/foc]
baca 10 detik
  • AirNav Indonesia menutup enam bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.
  • Penutupan sementara enam bandara tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan dari dampak abu vulkanik.
  • AirNav Indonesia terus memantau kondisi ruang udara serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan.

Suara.com - AirNav Indonesia menginformasikan enam bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih ditutup untuk penerbangan. Pasalnya, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), enam bandar udara masih berstatus closed akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dengan estimasi penutupan hingga 7 September 2026 pukul 08.59 WIB, yaitu:

Foto udara Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) petang. ANTARA/HO Badan Geologi
Foto udara Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) petang. ANTARA/HO Badan Geologi
  1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), status CLOSED, 6 September pukul 23.20 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.
  2. Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP), status CLOSED, 6 September pukul 23.26 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.
  3. Bandar Udara Radin Inten II, Lampung (TKG), status CLOSED, 6 September pukul 23.23 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.
  4. Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO), status CLOSED, 6 September pukul 23.31 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.
  5. Bandar Udara Budiarto, Curug (RTO), status CLOSED, 6 September pukul 23.29 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.
  6. Bandar Udara Pondok Cabe (PCB), status CLOSED, 6 September pukul 23.36 WIB hingga estimasi 7 September pukul 08.59 WIB.

"Penutupan sementara pada bandar udara terdampak tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik di ruang udara," ujar EVP of Corporate Secretary Hermana Soegianjantoro dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Anak Krakatau: 6 Bandara Tutup, 1.500+ Penerbangan Lumpuh, dan Rute Alternatif

Update Anak Krakatau: 6 Bandara Tutup, 1.500+ Penerbangan Lumpuh, dan Rute Alternatif

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:24 WIB

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:11 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:13 WIB

Terkini

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Belantara Way Kambas Membara: 350 Personel Terjang Sungai dan Hutan Lebat Jinakkan Titik Api

Belantara Way Kambas Membara: 350 Personel Terjang Sungai dan Hutan Lebat Jinakkan Titik Api

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Ditahan Polisi Terkait Korupsi Dana Publikasi Media

Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Ditahan Polisi Terkait Korupsi Dana Publikasi Media

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti

Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun, Buyback Saham Jadi Strategi Jangka Panjang

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun, Buyback Saham Jadi Strategi Jangka Panjang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Dipanggil Polisi! Sutradara Dandhy Dwi Laksono Bakal Diperiksa Terkait Film Pesta Babi

Dipanggil Polisi! Sutradara Dandhy Dwi Laksono Bakal Diperiksa Terkait Film Pesta Babi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:20 WIB

×