Asing Lepas Saham Big Caps Rp590 Miliar, Ini Daftar Saham Rekomendasi Para Analis

M Nurhadi

Selasa, 08 September 2026 | 06:51 WIB
Asing Lepas Saham Big Caps Rp590 Miliar, Ini Daftar Saham Rekomendasi Para Analis
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah 0,25 persen akibat aksi jual bersih asing senilai Rp590 miliar pada perdagangan kemarin.
  • Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memicu lonjakan harga minyak mentah di pasar global.
  • Analis merekomendasikan sejumlah saham seperti IMPC, TINS, dan SSIA sebagai strategi trading jangka pendek di pasar modal.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarinditutup mengalami pelemahan sebesar 0,25 persen. Koreksi indeks domestik ini diiringi dengan tekanan aksi jual bersih oleh investor asing (net sell) yang menyentuh angka sekitar Rp590 miliar.

Deretan saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing mencakup TPIA, CUAN, ISAT, KLBF, dan BMRI. Di tengah dinamika pasar yang didominasi oleh kewaspadaan investor tersebut, kabar positif dari dalam negeri sejatinya hadir melalui laporan kenaikan cadangan devisa Indonesia yang mencapai US$ 146,5 miliar pada bulan Agustus.

Secara teknikal, pergerakan IHSG pada hari ini masih berpotensi bergerak sideways dengan rentang level support berada di area 6.570 hingga 6.603, sementara level resistance diproyeksikan berada pada rentang 6.632 hingga 6.700.

Pelemahan yang melanda bursa saham kebanggaan Indonesia tersebut sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa global dan regional Asia yang turut mengalami koreksi.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyoroti bahwa pelaku pasar saat ini tengah fokus mencermati ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menyusul rilis data ketenagakerjaan non-farm payroll (NFP) terbaru.

"Perkiraan rilis data NFP menguat dan membuat perkiraan sikap The Fed cenderung hawkish ke depannya," kata Herditya. Meski dibayangi sentimen pengetatan moneter, Herditya menilai potensi koreksi IHSG relatif terbatas dan masih memiliki peluang untuk berbalik menguat. Di luar isu global, investor juga tengah mengantisipasi sentimen regional dan domestik. "Rilis data neraca dagang China dan dampak beberapa bencana di Indonesia bakal memengaruhi arah IHSG," ujarnya. Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau serta sejumlah bencana di tanah air diyakini memengaruhi pergerakan harga saham sektoral.

Bergeser ke pasar kawasan Asia, indeks saham justru menampilkan performa yang cukup variatif dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Senin (7/9/2026).

Optimisme pemulihan ekonomi global setelah laporan ketenagakerjaan AS menopang laju indeks Nikkei 225 Jepang yang berhasil rebound 2,1 persen usai tertekan hebat pada pekan sebelumnya.

Penguatan agresif juga dicatatkan oleh bursa Korea Selatan yang melesat 4,6 persen, disusul Taiex Taiwan yang naik 1,7 persen, dan ASX 200 Australia yang menguat tipis 0,06 persen. Namun, indeks Hang Seng Hong Kong justru tergelincir 0,9 persen. Sentimen positif di bursa Asia ini tertahan oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak langsung pada pergerakan harga komoditas energi global.

baca juga

Di belahan Eropa, bursa saham London (Indeks FTSE 100) ditutup melemah tipis 0,1 persen, sementara bursa Wall Street AS tidak beroperasi karena libur Hari Buruh (Labor Day).

Dinamika pasar keuangan dunia saat ini sangat terpengaruh oleh lonjakan harga minyak mentah yang bergerak menyentuh level tertinggi dalam enam pekan terakhir.

Kenaikan tajam harga emas hitam ini merupakan imbas langsung dari ketegangan geopolitik yang kembali memanas antara Amerika Serikat dan Iran. Aksi saling serang terhadap kapal-kapal di perairan Teluk, khususnya di sekitar Selat Hormuz, membuat arus pasokan minyak global terancam mengalami hambatan.

Ketegangan memuncak setelah militer AS menyerang tiga kapal tanker Iran, yang kemudian direspons oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dengan peluncuran rudal balistik ke arah armada Angkatan Laut AS. Iran bahkan berencana mengumumkan zona terbatas di luar Selat Hormuz.

Situasi genting ini memicu spekulasi kuat di kalangan pelaku pasar bahwa bank sentral di berbagai belahan dunia akan tetap menahan atau bahkan menaikkan suku bunga demi meredam lonjakan inflasi yang dipicu oleh tingginya harga energi, menjelang rilis data Consumer Price Index (CPI) AS pada pertengahan bulan ini.

Merespon ketidakpastian global dan pergerakan harga komoditas, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mencatat bahwa sektor kesehatan dan energi masih menunjukkan ketahanannya dalam menopang pergerakan IHSG, berdampingan dengan sektor keuangan.

Sebagai strategi trading jangka pendek, Reza memberikan rekomendasi saham IMPC dengan target harga di kisaran Rp 1.605-Rp 1.730 per saham, kemudian saham TINS pada target harga Rp 4.610-Rp 4.830 per saham, serta emiten KOTA dengan target Rp 224-Rp 236 per saham.

Dari meja riset lainnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman menyarankan investor untuk mencermati sejumlah ide trading pada saham SSIA, ADRO, BBRI, ERAA, COCO, dan COIN.

Efek lonjakan harga energi juga terlihat nyata pada lantai bursa Eropa, di mana saham raksasa migas BP dan Shell masing-masing terapresiasi sekitar 1 persen.

Di luar sektor energi, pergerakan positif di bursa London juga dicatatkan oleh saham Standard Life yang naik 2 persen, Ashmore yang menguat 1 persen, serta lonjakan 3 persen pada saham Spire Healthcare menyusul kabar rencana akuisisi perseroan.

Disclaimer: Artikel berita ini disajikan semata-mata untuk memberikan informasi publik mengenai dinamika pasar modal dan bukan merupakan saran, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham dan aset kripto tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:40 WIB

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:58 WIB

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 06:35 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×