Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 08 September 2026 | 15:22 WIB
Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta
Para penumpang yang sedang menunggu penerbangan serta mengurus refund tiket di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok, Rabu (13/11/2024) [Istimewa/Humas Angkasa Pura]
baca 10 detik
  • Bandara Lombok dipadati penumpang setelah Soetta kembali dibuka.
  • Penutupan Soetta akibat abu vulkanik menunda penerbangan dari Lombok.
  • Penumpang domestik dan asing harus mengubah jadwal perjalanan.

Suara.com - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami peningkatan pada Selasa (8/9/2026). Terminal bandara terlihat lebih padat, terutama oleh penumpang yang hendak terbang menuju Jakarta setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali dibuka.

Kepadatan tersebut terjadi setelah operasional Bandara Soetta sempat dihentikan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan berlangsung hingga Senin (7/9/2026) pukul 23.59 WIB.

Pantauan di Bandara Internasional Lombok pada Selasa menunjukkan sejumlah penumpang memenuhi area terminal dengan membawa koper dan barang bawaan. Mereka terdiri dari penumpang dengan jadwal penerbangan reguler serta penumpang yang sebelumnya terdampak penundaan penerbangan pada Minggu dan Senin.

Seorang petugas Bandara Internasional Lombok mengatakan kepadatan penumpang pada Selasa lebih tinggi dibandingkan hari biasanya. Kondisi tersebut diduga terjadi karena penumpang yang penerbangannya tertunda harus mendapatkan jadwal keberangkatan baru.

"Ini lebih ramai memang. Kayaknya karena banyak yang kemarin ditunda (penerbangannya) ditumpuk ke hari ini," ujar petugas tersebut di Bandara Internasional Lombok, Selasa.

Salah satu penumpang asal Jakarta, Sarah, menjadi bagian dari penumpang yang terdampak penutupan Bandara Soetta. Ia seharusnya telah kembali ke Jakarta sesuai jadwal penerbangan sebelumnya.

Namun, penutupan Bandara Soetta membuat penerbangannya dari Lombok menuju Jakarta harus mengalami perubahan jadwal. Sarah akhirnya memperpanjang masa tinggalnya di Lombok hingga memperoleh jadwal penerbangan baru pada Selasa siang.

"Harusnya saya sudah pulang ke Jakarta sebelumnya. Tapi karena Bandara Soetta tutup, penerbangan saya diundur. Baru dapat jadwal lagi hari ini, Selasa siang," kata Sarah.

Ia mengaku hanya dapat menunggu hingga maskapai memberikan kepastian jadwal penerbangan baru. Menurutnya, penundaan tersebut merupakan konsekuensi dari kondisi abu vulkanik yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

baca juga

"Ya mau bagaimana lagi, kan memang situasinya karena abu vulkanik. Jadi saya tunggu saja sampai dapat jadwal penerbangan lagi," ujarnya.

Dampak gangguan penerbangan juga dirasakan oleh penumpang mancanegara. Kenny, warga negara Australia, seharusnya meninggalkan Lombok menuju Jakarta pada Senin (7/9/2026).

Kenny dijadwalkan berada di Jakarta untuk menjalankan proyek pemberdayaan lingkungan. Namun, penutupan Bandara Soetta membuat perjalanan tersebut tertunda dan memaksa perubahan terhadap agenda yang telah disusunnya.

"Saya seharusnya berangkat hari Senin dari Lombok ke Jakarta. Tapi penerbangannya tertunda karena bandara di Jakarta ditutup," kata Kenny.

Ia mengatakan perubahan jadwal penerbangan turut berdampak terhadap agenda proyeknya di Jakarta. Meski demikian, Kenny memahami keputusan penutupan bandara dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.

"Saya ke Jakarta ada urusan proyek pemberdayaan lingkungan. Jadi memang sedikit terganggu karena jadwalnya berubah, tapi sekarang saya senang akhirnya bisa melanjutkan perjalanan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:19 WIB

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:03 WIB

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:22 WIB

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 15:20 WIB

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:19 WIB

4 Cara Mengaktifkan Sudut Peach Blossom di Rumah untuk Menarik Jodoh Menurut Feng Shui

4 Cara Mengaktifkan Sudut Peach Blossom di Rumah untuk Menarik Jodoh Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:18 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal dengan Toe Box Lebar, Jari Kaki Bebas Lecet

3 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal dengan Toe Box Lebar, Jari Kaki Bebas Lecet

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:18 WIB

BBM Makin Mahal, 5 Mobil Bekas Nyaman nan Mewah Ini Harganya Justru Merosot Tajam

BBM Makin Mahal, 5 Mobil Bekas Nyaman nan Mewah Ini Harganya Justru Merosot Tajam

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 15:17 WIB

Pegawai Pemkab Gowa Curhat Gaji Telat: Buat Beli Susu Saja Susah!

Pegawai Pemkab Gowa Curhat Gaji Telat: Buat Beli Susu Saja Susah!

Sulsel | Selasa, 08 September 2026 | 15:15 WIB

Apa Kelebihan Pensil Alis Viva? Ini 7 yang Perlu Diketahui Sesuai Klaim

Apa Kelebihan Pensil Alis Viva? Ini 7 yang Perlu Diketahui Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:15 WIB

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

Cara Mengajukan Visa Kerja di Singapura dan Prosedur Terbaru

Cara Mengajukan Visa Kerja di Singapura dan Prosedur Terbaru

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:10 WIB

×