- Peach blossom dalam feng shui dikaitkan dengan keberuntungan percintaan dan jodoh.
- Setiap kelompok shio memiliki arah peach blossom yang berbeda.
- Penataannya perlu memperhatikan posisi dan elemen yang digunakan.
Suara.com - Peach blossom atau Tao Hua dalam feng shui dikenal sebagai salah satu konsep yang dikaitkan dengan keberuntungan dalam percintaan.
Penentuan peach blossom didasarkan pada tahun kelahiran shio dan arah tertentu dalam feng shui. Setiap kelompok shio memiliki arah berbeda yang dapat menjadi pertimbangan dalam penataan ruang di rumah.
Sudut peach blossom tidak hanya ditentukan dari bagian rumah yang terlihat kosong atau dianggap membawa keberuntungan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum area peach blossom digunakan untuk mendukung keberuntungan percintaan.

Apa Itu Peach Blossom Dalam Feng Shui?
Peach blossom atau Tao Hua dalam feng shui berkaitan dengan keberuntungan dalam percintaan, daya tarik, dan peluang bertemu pasangan.
Istilahnya juga digunakan untuk menyebut area tertentu di rumah yang dipercaya berkaitan dengan energi percintaan.
Lokasi peach blossom ditentukan berdasarkan tahun kelahiran atau shio.
Diketahui, setiap kelompok shio memiliki arah yang berbeda, sehingga penempatannya perlu disesuaikan dengan posisi tersebut.
Dalam praktiknya, area peach blossom dapat diaktifkan menggunakan elemen tertentu, seperti bunga segar.
Bunga perlu ditempatkan dalam vas berisi air bersih pada arah peach blossom yang sesuai, dengan posisi yang diukur dari pusat rumah atau kamar.
Cara Mengaktifkan Sudut Peach Blossom di Rumah untuk Menarik Jodoh
1. Tentukan Arah Peach Blossom Berdasarkan Shio
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui kelompok shio dan arah peach blossom yang sesuai.
Pembagiannya adalah sebagai berikut.
- Shio Macan, Kuda, dan Anjing: Timur.
- Shio Monyet, Tikus, dan Naga: Barat.
- Shio Babi, Kelinci, dan Kambing: Utara.
- Shio Ular, Ayam, dan Kerbau: Selatan.
Sebagai contoh, pemilik shio Kuda menggunakan arah Timur, sedangkan shio Tikus menggunakan arah Barat.
Arah tersebut sebaiknya diukur menggunakan kompas dari pusat rumah atau kamar.
Posisi 15 derajat dari pusat area menjadi bagian yang perlu diperhatikan, bukan sekadar memperkirakan arah dengan melihat posisi mata angin.
2. Letakkan Bunga Segar di Area Peach Blossom
Setelah mengetahui sektor yang sesuai, bunga segar dapat ditempatkan di area tersebut menggunakan vas berisi air bersih.
Bunga yang digunakan sebaiknya benar-benar segar dan bukan bunga artifisial.
Warna bunga dan vas juga dapat disesuaikan dengan arah yang digunakan.
Sektor Timur berkaitan dengan warna hijau atau biru kehijauan, Barat dengan putih atau warna metalik, Utara dengan biru atau hitam, sedangkan Selatan dengan merah atau merah muda.
Area penempatan juga perlu diperhatikan. Hindari kamar mandi, lemari, garasi, atau ruang penyimpanan. Pilih bagian rumah yang memang digunakan dan mudah dirawat.
3. Jaga Bunga dan Air Tetap Segar
Bunga yang mulai layu sebaiknya segera diganti. Air di dalam vas juga perlu dijaga tetap bersih dan segar.
Dalam praktiknya, kondisi bunga menjadi bagian penting dari metode peach blossom. Vas berisi bunga juga sebaiknya ditempatkan di area yang tidak memiliki masalah feng shui.
4. Lepaskan Bunga Ketika Sudah Menemukan Pasangan
Pengaktifan peach blossom tidak harus dilakukan terus-menerus. Ketika sudah menemukan seseorang yang dirasa cocok, bunga dapat dipindahkan dari area tersebut.
Konsep ini juga memiliki catatan penting. Peach blossom dipercaya dapat mendatangkan peluang atau orang yang tertarik, tetapi tidak menjamin orang tersebut akan menjadi pasangan yang tepat. Tetap diperlukan pertimbangan dalam memilih hubungan.