- Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 8 September 2026 menyebabkan penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan pembatalan jadwal penerbangan penumpang.
- Penumpang bernama Awan mengalami pembengkakan biaya perjalanan karena harus menanggung biaya hotel, transportasi darat, dan tiket pengganti.
- Awan terpaksa meminta pengembalian dana tiket akibat ketidakpastian jadwal pembukaan kembali operasional bandara dari pihak maskapai.
Terakhir, ia membeli tiket bus dari terminal ke Bandara Juanda, Surabaya dan merogoh kocek lagi untuk beli tiket pesawat ke Sumbawa.
Awan mengatakan pengeluaran tersebut sebenarnya bisa diklaim ke kantor. Namun, ia tetap harus menggunakan uang pribadi terlebih dahulu karena sistem penggantian biaya dilakukan melalui mekanisme reimburse.
"Ya bisa di-klaim kantor sih, Om, tapi kan reimburse kan gitu, dana kita dulu awal. Harus modal, lah," ujarnya.
Menurut Awan, biaya tambahan tersebut sebenarnya bisa diminimalkan apabila penumpang mendapatkan kepastian lebih awal mengenai jadwal operasional penerbangan.
Ia mengaku tidak akan buru-buru meminta pengembalian dana apabila mengetahui kapan Bandara Soetta kembali beroperasi dan penerbangan dapat dijadwalkan ulang dengan kepastian waktu.
Selain itu, ia juga bisa lebih menghemat pengeluaran dan tenaga untuk perjalanan darat.
"Coba aku tahu hari ini (Selasa 8 September) buka bandaranya, aku nggak refund, aku reschedule aja. Cuma dari maskapai nggak ngasih kepastian hari ini buka apa enggak," pungkasnya.