Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 08 September 2026 | 19:39 WIB
Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan
Kondisi Penumpang Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya penutupan bandara imbas erupsi anak gunung krakatau. [Dokumentasi Kemenhub].
baca 10 detik
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 8 September 2026 menyebabkan penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan pembatalan jadwal penerbangan penumpang.
  • Penumpang bernama Awan mengalami pembengkakan biaya perjalanan karena harus menanggung biaya hotel, transportasi darat, dan tiket pengganti.
  • Awan terpaksa meminta pengembalian dana tiket akibat ketidakpastian jadwal pembukaan kembali operasional bandara dari pihak maskapai.

Suara.com - Penutupan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau tak hanya membuat jadwal penerbangan penumpang berantakan. Dampaknya juga terasa langsung pada kantong penumpang.

Penumpang asal Bima, Sumbawa, bernama Awan menjadi salah satu yang harus mengeluarkan biaya tambahan setelah penerbangannya dari Jakarta terdampak penutupan Bandara Soetta.

Biaya perjalanan Awan membengkak karena ia harus menambah pengeluaran untuk menginap di hotel, transportasi bolak-balik ke bandara, membeli tiket bus untuk melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya, hingga beli tiket pesawat lagi untuk ke Sumbawa.

"Betul. Aduh, ongkosnya jadi banyak nih, bengkak nih jadinya. Bengkak jadinya," kata Awan saat ditemui, Selasa (8/9/2026).

Kondisi Penumpang Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya penutupan bandara imbas erupsi anak gunung krakatau. [Dokumentasi Kemenhub].
Kondisi Penumpang Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya penutupan bandara imbas erupsi anak gunung krakatau. [Dokumentasi Kemenhub].

Awan awalnya dijadwalkan terbang pada Minggu pagi pukul 07.00 WIB. Namun, penerbangannya terdampak penutupan Bandara Soetta akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ia kemudian memilih melakukan penjadwalan ulang atau reschedule penerbangan pada Senin. Selama menunggu kepastian jadwal penerbangan, Awan harus menginap di Jakarta.

Namun, pengeluaran Awan tak berhenti di situ. Ia kembali mendatangi Bandara Soetta pada Senin pagi untuk memastikan penerbangannya bisa beroperasi. 

Awan mengaku tak berani hanya menunggu informasi dari hotel karena khawatir penerbangan kembali dibuka dan tiketnya justru hangus.

"Kalau nggak datang takutnya hangus. Buka, kan gitu. Takutnya buka. Jadi aku emang nggak mau, jam 7 itu harus ke sana," ujarnya.

baca juga

Kedatangannya ke bandara ternyata tak membuahkan hasil. Penerbangan yang sudah dijadwalkan ulang kembali dibatalkan.

Awan bahkan harus menunggu hingga siang untuk memastikan sejumlah penerbangan yang menjadi pilihannya benar-benar tidak beroperasi.

Setelah dua kali datang ke bandara dan kembali menghadapi pembatalan, Awan akhirnya memutuskan meminta pengembalian dana atau refund tiket pesawatnya.

Kondisi Penumpang Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya penutupan bandara imbas erupsi anak gunung krakatau. [Dokumentasi Kemenhub].
Kondisi Penumpang Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya penutupan bandara imbas erupsi anak gunung krakatau. [Dokumentasi Kemenhub].

Keputusan itu membuatnya harus kembali mengeluarkan uang untuk mencari transportasi alternatif.

Bersama rekannya, Awan akhirnya mendapatkan tiket bus dari Terminal Kelapa Gading, Jakarta, menuju Surabaya. Ia menggunakan bus Sinar Jaya dengan biaya sekitar Rp450 ribu.

"Harus naik bus lagi Rp450 ribu. Mana jauh juga kan," katanya.

Terakhir, ia membeli tiket bus dari terminal ke Bandara Juanda, Surabaya dan merogoh kocek lagi untuk beli tiket pesawat ke Sumbawa.

Awan mengatakan pengeluaran tersebut sebenarnya bisa diklaim ke kantor. Namun, ia tetap harus menggunakan uang pribadi terlebih dahulu karena sistem penggantian biaya dilakukan melalui mekanisme reimburse.

"Ya bisa di-klaim kantor sih, Om, tapi kan reimburse kan gitu, dana kita dulu awal. Harus modal, lah," ujarnya.

Menurut Awan, biaya tambahan tersebut sebenarnya bisa diminimalkan apabila penumpang mendapatkan kepastian lebih awal mengenai jadwal operasional penerbangan.

Ia mengaku tidak akan buru-buru meminta pengembalian dana apabila mengetahui kapan Bandara Soetta kembali beroperasi dan penerbangan dapat dijadwalkan ulang dengan kepastian waktu.

Selain itu, ia juga bisa lebih menghemat pengeluaran dan tenaga untuk perjalanan darat.

"Coba aku tahu hari ini (Selasa 8 September) buka bandaranya, aku nggak refund, aku reschedule aja. Cuma dari maskapai nggak ngasih kepastian hari ini buka apa enggak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:22 WIB

Meski Bandara Soetta Telah Dibuka, Tak Semua Penerbangan Langsung Beroperasi

Meski Bandara Soetta Telah Dibuka, Tak Semua Penerbangan Langsung Beroperasi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 13:12 WIB

Bisnis Maskapai Lumpuh, Erupsi Anak Krakatau Bikin Rugi Rp19 Miliar

Bisnis Maskapai Lumpuh, Erupsi Anak Krakatau Bikin Rugi Rp19 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:24 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×