Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 11 September 2026 | 10:08 WIB
Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.584 per dolar AS pada hari Jumat, 11 September.
  • Pelemahan rupiah disebabkan oleh sentimen global, kenaikan imbal hasil obligasi AS, serta harga minyak dunia.
  • Analis memperkirakan mata uang rupiah akan terus melanjutkan tren pelemahan di kisaran Rp17.500 hingga Rp17.650.

Suara.com - Kondisi rupiah masih belum bisa bangkit pada pagi ini. Rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Jumat 11 September dibuka ke level Rp17. 584 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 37 poin atau naik 0,21 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.547 per dolar AS. 

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan ini dikarenakan sentimen global. Salah satunya kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS dan harga minyak dunia," katanya saat dihububgi Suara.com

Dia menambahkan, seiring kekhawatiran bahwa gangguan pasokan dapat berlangsung lebih lama membuat rupiah juga terus tertekan. Adapun, pelemahan mata uang Garuda akan terus berlanjut

"Rupiah ada di kisaran range Rp17.500 hingga Rp17.650," katanya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32 persen.

Diikuti dolar Taiwan ambles 0,26 persen dan ringgit Malaysia turun 0,19 persen. Disusul, baht Thailand melemah 0,13 persen. Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,21 persen.

Sedangkan, Jepang terkerek 0,04 persen dan yuan China menanjak 0,02 persen. Diikuti, dolar Singapura yang terapresiasi 0,008 persen. Kemudian ada dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,006 persen terhadap the greenback di pagi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Jadi Jawara Asia, Dolar AS Tertekan ke Rp17.695

Rupiah Jadi Jawara Asia, Dolar AS Tertekan ke Rp17.695

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Nyaris Rp17.750, Target Pemerintah Rp17.500 Mulai Diuji Pasar

Rupiah Nyaris Rp17.750, Target Pemerintah Rp17.500 Mulai Diuji Pasar

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×