Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB
Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547
Rupiah melemah pada hari ini [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan hari Kamis tanggal 10 September 2026.
  • Pelemahan nilai tukar rupiah tersebut disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah dan aksi ambil untung.
  • Mayoritas mata uang di kawasan Asia turut mengalami pergerakan yang bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih terperosok hingga akhir perdagangan, Kamis, 10 September 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.547 per dolar AS, melemah 36 poin atau naik 0,26 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah ini karena investor masih khawatir akan kondisi geopolitik di Timur Tengah.

"Rupiah dan mayoritas mata uang Asia umumnya melemah terhadap dolar AS, di tengah kekhawatiran atas eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Lukman menambahkan rupiah juga tertekan karena aksi profit taking, meski penjualan ritel bulan Juli berhasil rebound setelah mengalami kontraksi selama dua bulan berturut-turut sedikit banyak membantu menahan pelemahan yang lebih besar.

BI mengubah batas maksimum pembelian valas dengan menjadi 50.000 dolar AS per pelaku per bulan. Kebijakan ini berlaku mulai April mendatang di tengah ancaman krisis energi akibat konflik di Teluk Persia. [Antara]
Rupiah melemah pada hari ini [Antara]

Namun, pada esok hari, mata uang garuda masih akan melemah dengan sentimen global yang masih tinggi. 

"Secara sentimen domestik masih positif, namun penguatan yang lebih lanjut akan ditentukan oleh data-data inflasi AS yang akan dirilis malam ini dan besok," ucapnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,27 persen.

Selanjutnya ada rupee India yang tertekan 0,27 persen dan won Korea Selatan tertekan 0,07 persen. Disusul, peso Filipina yang ditutup melemah tipis 0,05 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terdalam di Asia setelah melesat 0,17 persen. Lalu ada baht Thailand yang terangkat 0,11 persen.

baca juga

Berikutnya, yen Jepang yang menanjak 0,07 persen serta dolar Hong Kong terapresiasi 0,01 persen. Diikuti, yuan China yang naik 0,006 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511

Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 17:06 WIB

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:35 WIB

Terkini

5  Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 16:54 WIB

Harga Mobil Daihatsu September 2026, Mending Sirion atau Rocky?

Harga Mobil Daihatsu September 2026, Mending Sirion atau Rocky?

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:50 WIB

GAC Pangkas Harga AION UT Hingga Rp 30 Jutaan, Potongan AION V Tembus Rp 40 Juta

GAC Pangkas Harga AION UT Hingga Rp 30 Jutaan, Potongan AION V Tembus Rp 40 Juta

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:50 WIB

Cara Edit Foto Gaya Retro 80-an yang Lagi Viral di HP, Tinggal Klik

Cara Edit Foto Gaya Retro 80-an yang Lagi Viral di HP, Tinggal Klik

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 16:49 WIB

Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara

Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 16:47 WIB

Kaum Wanita Paling Banyak Pakai Pinjol untuk Akses Kredit

Kaum Wanita Paling Banyak Pakai Pinjol untuk Akses Kredit

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 16:43 WIB

Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 16:43 WIB

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Jabar | Kamis, 10 September 2026 | 16:39 WIB

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

×