Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

M Nurhadi

Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB
Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade
Ilustrasi kilang minyak milik Saudi Aramco. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Arab Saudi menutup sementara pipa minyak East-West akibat serangan drone asal Irak di tengah eskalasi perang Timur Tengah.
  • Serangan tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia serta kenaikan harga bahan bakar diesel di Amerika Serikat.
  • Badan Energi Internasional mencatat pasokan minyak mentah Arab Saudi merosot ke level terendah dalam lebih dari tiga dekade.

Suara.com - Ancaman krisis energi global kian nyata setelah Arab Saudi memutuskan untuk menutup sementara operasional pipa minyak utama East-West.

Langkah pencegahan ini diambil menyusul serangan udara dari pesawat nirkabel (drone) yang menghantam fasilitas vital tersebut di tengah memanasnya eskalasi perang di kawasan Timur Tengah. Penutupan jalur distribusi ini langsung memicu kekhawatiran baru terkait potensi lonjakan harga energi di pasar internasional.

Reuters melaporkan, Pemerintah Arab Saudi selaku eksportir minyak mentah terbesar di dunia mengonfirmasi bahwa penutupan jalur pipa sepanjang 1.200 kilometer (745 mil) tersebut dilakukan demi keselamatan operasional.

Berdasarkan laporan intelijen dari Riyadh dan Baghdad, serangan drone tersebut terdeteksi berasal dari wilayah Irak, lokasi di mana sejumlah kelompok milisi yang didukung Iran beroperasi.

Merespons insiden keamanan tersebut, pihak berwenang Irak bergerak cepat dengan mencopot komandan militer dan kepala polisi di Provinsi Maysan yang berbatasan langsung dengan Iran, serta menutup akses perbatasan utama di kawasan itu.

Fasilitas pipa minyak East-West yang membentang melintasi Semenanjung Arab memiliki peran yang sangat krusial. Selama enam bulan terakhir, pipa ini menjadi jalur alternatif utama pengiriman minyak mentah kawasan Timur Tengah ke pasar global, menyusul lumpuhnya akses di Selat Hormuz akibat peperangan.

Dengan kapasitas alir mencapai 4 hingga 5 juta barel per hari—atau menyumbang sekitar 4% hingga 5% dari total pasokan minyak dunia—jalur ini sebelumnya berhasil melindungi Arab Saudi dari dampak krisis yang melumpuhkan para eksportir migas lainnya di Teluk.

Meski belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab secara langsung atas serangan ke pipa minyak tersebut, rekaman citra satelit memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari area pipa di sebelah selatan Kota Madinah.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengonfirmasi adanya korban luka serta kerusakan fisik yang saat ini masih dalam proses asesmen mendalam, tanpa merincikan dampak langsung terhadap volume ekspor harian.

baca juga

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sedang berada di Irlandia untuk menghadiri turnamen golf di salah satu resor miliknya, memberikan pernyataan singkat terkait eskalasi ini.

"Selama pihak Amerika tidak menerima seluruh syarat Iran, dialog dan negosiasi tidak ada gunanya."

Sementara itu, dinamika keamanan di kawasan Teluk kian kompleks menyusul serangan lain di wilayah selatan. Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan bahwa sebuah proyektil yang ditembakkan oleh kelompok Houthi menghantam wilayah Jazan dekat perbatasan Yaman. Serangan tersebut mengakibatkan dua orang terluka dan merusak sejumlah bangunan publik, termasuk sebuah masjid.

Memanasnya situasi militer ini langsung berdampak pada pergerakan pasar. Harga minyak mentah dunia melambung tinggi dalam sepekan terakhir, di mana harga eceran bahan bakar diesel di Amerika Serikat melampaui rekor baru sebesar $6 per galon.

Kondisi ini terjadi akibat aksi saling tembak antara armada Amerika Serikat dan Iran terhadap kapal-kapal tanker, ditambah pergerakan pasukan Houthi di sepanjang Laut Merah yang berpotensi memutus rantai pasokan minyak jalur maritim utama lainnya.

Menghadapi tekanan ini, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan melakukan komunikasi via telepon dengan Presiden Donald Trump untuk meminta bantuan militer guna menghadapi ancaman Houthi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 17:05 WIB

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

×