Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Achmad Fauzi

Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB
Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot
Ilustrasi CNG yang akan menjadi LPG. [ist]
baca 10 detik
  • Pemerintah bersama BP BUMN dan Danantara mendorong PT Pertamina meningkatkan produksi LNG domestik pada tahun 2029.
  • PT Pertamina mengembangkan jaringan gas dan CNG di Jakarta untuk menjangkau sekitar dua belas ribu rumah tangga.
  • Strategi pengembangan infrastruktur gas bumi tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG secara signifikan.

Suara.com - Pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi dalam negeri tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan LNG, tetapi juga melalui pengembangan jaringan gas (jargas) dan compressed natural gas (CNG) untuk rumah tangga.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor, khususnya LPG yang selama ini masih menjadi salah satu kebutuhan energi masyarakat.

BP BUMN bersama Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) meningkatkan produksi LNG dalam negeri sekaligus mengembangkan jaringan distribusi gas untuk masyarakat.

Dalam pertemuan di Wisma Danantara, Kamis (10/9/2026), Pertamina menyampaikan kebutuhan LNG diproyeksikan semakin dominan setelah 2025. Pada 2029, porsi LNG diperkirakan mencapai lebih dari 50 persen dari keseluruhan pasokan gas.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria mengatakan peningkatan pasokan LNG dari dalam negeri penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ilustrasi jargas kota. [ANTARA]
Ilustrasi jargas kota. [ANTARA]

"Yang paling penting ada progres. Artinya, kalau kebutuhan kita 50 persen, kita sudah bisa suplai dari dalam negeri," ujar Dony di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Namun, upaya mengurangi ketergantungan impor tidak hanya dilakukan dari sisi produksi LNG. Pertamina juga mengembangkan jaringan gas dan CNG yang dapat disalurkan langsung ke rumah-rumah masyarakat.

Salah satu skema yang dikembangkan adalah melalui mother station CNG. Skema tersebut ditargetkan dapat menyalurkan pasokan gas hingga melayani sekitar 12.000 rumah.

Pengembangan jargas dan CNG tersebut menjadi alternatif pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan gas yang disalurkan langsung ke konsumen, pemerintah berharap kebutuhan terhadap LPG impor dapat ditekan.

baca juga

Dony mengapresiasi pengembangan jaringan gas dan CNG yang dinilai dapat memberikan dampak terhadap pengurangan ketergantungan Indonesia pada LPG impor.

"Ini bisa menurunkan ketergantungan secara signifikan. Kombinasi antara jargas dan CNG ini luar biasa. Dampaknya terhadap kita signifikan, terutama untuk mengurangi impor dan ketergantungan kita terhadap LPG," jelas Dony.

Pengembangan infrastruktur gas tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik. Selain mengejar peningkatan produksi LNG, pasokan gas juga diarahkan agar dapat menjangkau konsumen rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Kebut Konsolidasi 118 Anak Usaha Sepanjang 2026

Pertamina Kebut Konsolidasi 118 Anak Usaha Sepanjang 2026

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:05 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 12:04 WIB

Purbaya, Menkop, & Danantara Bikin Tim Khusus Kelola Kopdes Merah Putih

Purbaya, Menkop, & Danantara Bikin Tim Khusus Kelola Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:28 WIB

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

×