MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 15 September 2026 | 15:49 WIB
MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya menjadi sorotan karena persoalan pelaksanaan dan kualitas makanan. Di tingkat pasar tradisional, program andalan pemerintah ini mulai diduga ikut memberi tekanan terhadap harga sejumlah bahan pangan. Foto Fika Nur Rizki-Suara.com
baca 10 detik
  • MBG diduga ikut mengerek harga sejumlah bahan pangan di pasar.
  • Pedagang beras mengaku omzetnya turun lebih dari separuh.
  • Kenaikan harga membuat konsumen harus membeli beras dalam jumlah besar.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya menjadi sorotan karena persoalan pelaksanaan dan kualitas makanan. Di tingkat pasar tradisional, program andalan pemerintah ini mulai diduga ikut memberi tekanan terhadap harga sejumlah bahan pangan.

Dugaan tersebut muncul dari pengalaman pedagang dan konsumen di Pasar Deprok Cipinang Muara. Salah satunya disampaikan Yayat, pedagang beras yang sudah lebih dari tujuh tahun berjualan di pasar tersebut.

Menurut Yayat, harga sejumlah bahan pangan sempat turun ketika program MBG libur selama sekitar dua pekan. Namun, harga kembali naik setelah program berjalan.

"Kemarin pas MBG libur dua minggu, minyak sama ayam langsung turun ke Rp21 ribu-Rp22 ribu. Begitu MBG jalan lagi, naik lagi," ujar Yayat kepada Suara.com, Selasa (15/9/2026).

Ia mengaku melihat pola tersebut dari aktivitas perdagangan sehari-hari. Meski demikian, pengamatan tersebut merupakan pengalaman pribadi satu pedagang dan belum dapat menggambarkan kondisi pasar secara keseluruhan.

Selain MBG, Yayat menyebut kenaikan harga beras dipengaruhi kemarau panjang yang membuat sebagian sawah kekurangan air dan petani mengalami kendala tanam.

Ia juga menilai kebijakan pemerintah yang lebih mengandalkan produksi beras dalam negeri, termasuk kenaikan harga pembelian gabah dari petani, ikut berdampak pada harga beras di tingkat pedagang.

Kondisi tersebut membuat usaha Yayat ikut tertekan. Ia mengaku omzet penjualannya kini turun lebih dari separuh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Harus pintar-pintar nyesuain, kalau ambil untungnya kegedean, pembeli bisa langsung pindah ke tempat lain," katanya.

baca juga

Tekanan harga juga dirasakan pada komoditas lain seperti kacang tanah dan tepung yang menurut Yayat banyak bergantung pada bahan impor. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar disebut turut membuat harga komoditas tersebut semakin mahal.

Di tengah kondisi itu, Yayat mengaku belum merasakan adanya program bantuan atau pasar murah pemerintah yang secara langsung menyentuh pedagang di lapaknya.

Keluhan serupa datang dari Irma, salah satu konsumen. Untuk mengurangi beban akibat kenaikan harga, ia memilih membeli beras dalam jumlah besar sekaligus.

"Kalau beli kiloan atau literan itu mahal, makanya saya belinya satu karung, 20 kilo, buat sebulan," ujar Irma.

Menurut dia, harga beras tahun ini terasa lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menduga kenaikan harga BBM turut meningkatkan ongkos distribusi yang kemudian dibebankan ke harga jual.

Irma juga menduga pedagang atau tengkulak menaikkan harga lebih awal sebagai langkah antisipasi. Namun, dugaan tersebut belum dikonfirmasi langsung kepada pedagang maupun distributor.

Yang menarik, Irma juga menilai pembelian bahan pangan dalam jumlah besar untuk kebutuhan MBG berpotensi ikut mendorong harga.

"MBG itu kadang belinya bisa satu truk, apalagi kalau sudah kedengeran mau ada kenaikan, dia borong duluan buat jaga-jaga," katanya.

Reporter: Fika Nur Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×