Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB
Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah) menyapa para pegawai usai dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Utang pemerintah tembus Rp10.294 triliun, bunga mencapai Rp599 triliun per tahun.
  • Beban fiskal di luar APBN berisiko berubah menjadi tagihan pemerintah.
  • CORE soroti belanja naik 18,62%, tetapi hasil program belum menunjukkan perbaikan.

Suara.com - Pergantian Menteri Keuangan kembali terjadi di tengah tekanan fiskal yang belum sepenuhnya terselesaikan. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ini menjadi pergantian kedua dalam setahun terakhir setelah Purbaya menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025.

Pergantian tersebut berlangsung ketika pasar keuangan masih menghadapi tekanan. Pada hari pelantikan, rupiah ditutup melemah hingga menembus Rp17.600 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rentang yang lebar sebelum berakhir melemah tipis.

Suahasil memiliki pengalaman memimpin Badan Kebijakan Fiskal sehingga dinilai memiliki modal untuk menjalankan masa transisi. Namun, CORE Indonesia menilai pergantian figur di posisi Menteri Keuangan tidak otomatis menyelesaikan persoalan fiskal yang masih membebani pemerintah.

Usai dilantik, Suahasil menyatakan pergantian tersebut merupakan kelanjutan, bukan perubahan arah kebijakan. Ia juga menegaskan defisit anggaran akan dijaga di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pendekatan tersebut dapat memberikan kepastian bagi pasar. Namun, CORE menilai persoalan utama justru terletak pada apa yang akan dilanjutkan, terutama terkait disiplin anggaran dan transparansi fiskal.

"Siapa pun yang menjabat, kredibilitas fiskal dibuktikan lewat realisasi, bukan figur menterinya," tulis CORE Indonesia dalam kajiannya.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kredibilitas asumsi makro dan penerimaan negara. Nilai tukar rupiah telah bergerak di atas asumsi APBN 2026 sebesar Rp16.500 per dolar AS. Sementara itu, realisasi harga minyak mentah Indonesia pada semester I 2026 berada di kisaran US$85-US$90 per barel, jauh di atas asumsi US$70 per barel.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan beban subsidi dan kompensasi energi serta bunga utang dalam valuta asing. Proyeksi defisit 2026 pun melebar dari 2,68% menjadi 2,85% PDB.

Di saat yang sama, utang pemerintah telah menembus Rp10.294 triliun dengan beban bunga sekitar Rp599 triliun per tahun. Nilai tersebut setara hampir seperlima belanja pemerintah pusat.

baca juga

Masalah juga terlihat dari sisi penerimaan negara. Rasio penerimaan negara masih berada di sekitar 12% PDB, lebih rendah dibandingkan Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Bahkan, RAPBN 2027 masih memproyeksikan rasio penerimaan negara sekitar 12,01%-12,40% PDB.

Beban Fiskal Mulai Bergeser ke Luar APBN

CORE juga menyoroti semakin besarnya beban yang dijalankan di luar APBN dan tekanan terhadap keuangan daerah.

Penempatan dana pemerintah di bank Himbara dirancang mencapai sekitar Rp400 triliun. Selain itu, pinjaman Koperasi Desa Merah Putih berpotensi mencapai Rp240 triliun dengan jaminan Dana Desa, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Belum berhenti di sana. Pemerintah juga menghadapi utang kompensasi energi kepada PLN dan Pertamina, rencana pengalihan pengelolaan utang Kereta Cepat Whoosh ke SMV, serta berbagai penugasan investasi melalui Danantara.

Menurut CORE, sejumlah beban tersebut memang tidak langsung tercatat sebagai defisit, tetapi berpotensi berubah menjadi tagihan APBN di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

Ruang Fiskal Makin Sempit, Suahasil Dihadapkan pada Ujian Ekonomi yang Berat

Ruang Fiskal Makin Sempit, Suahasil Dihadapkan pada Ujian Ekonomi yang Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:22 WIB

Terkini

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:53 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:51 WIB

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

×