Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 16 September 2026 | 15:55 WIB
Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup Rp17.696 per dolar AS, melemah 0,01%.
  • Harga minyak naik ikut menekan pergerakan rupiah.
  • Pasar menanti keputusan dan sinyal suku bunga The Fed.

Suara.com - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (16/9/2026), meski mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.696 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 2 poin atau 0,01% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.694 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pergerakan rupiah cenderung datar di tengah koreksi indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Namun, kenaikan harga minyak mentah dunia turut memberikan tekanan terhadap mata uang Garuda.

"Rupiah ditutup datar di tengah menurunnya dan koreksi pada indeks dolar AS, imbal hasil obligasi AS dan harga minyak mentah dunia," kata Lukman saat dihubungi Suara.com.

Menurut dia, pelaku pasar saat ini cenderung menahan diri atau wait and see menjelang hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang dijadwalkan malam ini.

Pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Juli 2023. Karena itu, arah rupiah pada perdagangan berikutnya akan sangat bergantung pada sinyal kebijakan yang disampaikan bank sentral AS tersebut.

"Rupiah besok akan tergantung pada sinyal atau nada pernyataan The Fed akan prospek suku bunga ke depannya," ujarnya.

Di kawasan Asia, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,25%. Penguatan berikutnya dicatat dolar Taiwan yang terapresiasi 0,20%.

Peso Filipina juga menguat 0,16%, sementara yen Jepang dan yuan China masing-masing naik 0,06%.

baca juga

Baht Thailand turut menguat 0,02%, sedangkan dolar Hong Kong naik tipis 0,01%.

Sebaliknya, won Korea Selatan menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,26%. Dolar Singapura melemah 0,02%, sedangkan rupee India turun tipis 0,001% terhadap dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Dibintangi Dinda Hauw dan Rey Mbayang, Intan Kieflie Bawa Film Ritual Gaib Tayang di 38 Negara

Dibintangi Dinda Hauw dan Rey Mbayang, Intan Kieflie Bawa Film Ritual Gaib Tayang di 38 Negara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 15:54 WIB

Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan

Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:54 WIB

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:53 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:51 WIB

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

×